YYZU LogoYYZU Ecosystem Wiki
Pembelajaran & Pengembangan

Peringatan: Dokumen ini panjang - dan itu sengaja. Dokumen ini mencakup 11 track dan 3 lapisan kompetensi. Kamu tidak perlu membaca semuanya. Pilih trackmu, fokus pada levelmu saat ini, dan abaikan sisanya. Mulai dari Mana?

  • Member baru: Section 3 (Fondasi Universal)
  • Sudah berpengalaman: Diagnostic Questions di trackmu
  • Mentor: Section 17

Pendahuluan

Kurikulum mendefinisikan apa yang harus dikuasai. Dokumen ini menjelaskan mengapa urutan tertentu penting dan bagaimana konsep antar track saling bergantung melalui graf relasional pengetahuan untuk 11 track YYZU. Setiap track dilengkapi Diagnostic Questions yang digunakan Mentor untuk mendiagnosis model mental member.

Daftar Isi

  1. Pendahuluan
  2. Mengapa Dokumen Ini Ada
  3. Cara Membaca Dokumen Ini
  4. Fondasi Universal (Prasyarat Lintas Peran)
  5. Software Development
  6. Web Development
  7. Mobile Development
  8. UI/UX Design
  9. Product Management
  10. Quality Assurance
  11. Data & AI
  12. DevOps & Cloud
  13. Creative Technology
  14. Digital Product
  15. Technology Collaboration
  16. Titik Konvergensi Lintas Track
  17. Kompetensi Lintas Track dalam Graf Pengetahuan
  18. Cara Mentor Menggunakan Dokumen Ini
  19. Dokumen Terkait
  20. Glosarium

1. Mengapa Dokumen Ini Ada

Kurikulum Member YYZU mengorganisir pembelajaran sebagai daftar kompetensi per track per level - pendekatan yang efektif untuk mendefinisikan standar, tetapi tidak menjelaskan mengapa urutan tertentu penting, bagaimana konsep-konsep saling bergantung, dan kapan seseorang perlu memahami konsep dari track lain. Tanpa peta relasi antar-konsep:

  • Member tidak tahu mengapa kompetensi A harus dikuasai sebelum B.
  • Mentor tidak memiliki kerangka untuk mendiagnosis gap pengetahuan secara sistematis.
  • Kolaborasi lintas peran (cross-track collaboration) seringkali terhambat karena setiap peran terisolasi dalam bahasanya sendiri. Kurikulum mendefinisikan apa yang harus dikuasai. Dokumen ini menjelaskan mengapa urutan tertentu penting dan bagaimana konsep antar track saling bergantung melalui graf relasional pengetahuan untuk 11 track YYZU. Setiap track dilengkapi Diagnostic Questions yang digunakan Mentor untuk mendiagnosis model mental member.

Mulai dari Mana?

  • Member baru: Mulai dari Section 3 (Fondasi Universal) untuk membangun dasar yang kuat sebelum memilih track spesifik.
  • Member yang sudah punya pengalaman: Gunakan Diagnostic Questions di setiap track untuk mengidentifikasi gap pengetahuan, lalu fokus di Lapisan yang belum dikuasai.
  • Mentor: Gunakan Section 17 (Panduan Mentor) sebagai titik awal untuk memahami cara menggunakan dokumen ini dalam coaching session.

2. Cara Membaca Dokumen Ini

Dokumen ini dibagi per track. Setiap track memiliki:

  • Peta Dependensi Konsep - konsep mana yang harus dikuasai sebelum konsep lain.
  • Titik Konvergensi Lintas Track - di mana track-track berbeda harus saling mengerti secara kolaboratif.
  • Diagnostic Questions - pertanyaan berbasis skenario (problem-solving) yang digunakan Mentor untuk mendiagnosis model mental member, bukan sekadar hafalan sintaks.

Peta ini bukan urutan tutorial atau silabus - ini adalah arsitektur prasyarat. Konsep yang berada di lapisan lebih bawah adalah fondasi yang perlu dipahami sebelum konsep di lapisan atasnya bisa dikuasai secara solid.


3. Fondasi Universal (Prasyarat Lintas Peran (Lapisan 1))

Konsep-konsep ini bukan spesifik untuk satu peran saja - semua anggota dari semua 11 track wajib memahaminya pada level dasar sebelum berkolaborasi dalam proyek tim:

  • Arsitektur Klien-Server & Aliran Data (Client-Server Data Flow)
    • Relevansi: Semua aplikasi digital modern (Web, Mobile, Desktop, IoT) beroperasi dengan mengambil data dari server. QA perlu paham untuk menguji network edge cases; DevOps perlu paham untuk mengelola infrastruktur layanan; Data & AI perlu paham untuk membangun data pipeline.
    • Evaluasi Diagnostik: "Ketika pengguna membuka aplikasi mobile YYZU dan melihat daftar event kosong, jelaskan bagaimana data tersebut mengalir dari database pusat hingga muncul di layar HP pengguna."
  • Version Control & Iterative Documentation
    • Relevansi: Semua 11 track memiliki artefak yang perlu di-version: kode (Git), desain (Figma History), spesifikasi (PRD Changelog), model ML (Model Registry), konfigurasi cloud (IaC).
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika terjadi kesalahan fatal pada rilis terbaru di produksi, bagaimana tim kamu melacak siapa yang melakukan perubahan dan mengembalikan sistem ke versi stabil sebelumnya?"
  • Pemisahan Concern (Separation of Concerns)
    • Relevansi: Membagi sistem menjadi bagian-bagian mandiri agar mudah dikelola. Berlaku untuk: arsitektur kode (Dev), layer desain (UI/UX), scope sprint (PM/Digital Product), test environment (QA), dan pipeline data (Data & AI).
    • Evaluasi Diagnostik: "Mengapa mencampur aduk logika penyimpanan data langsung di dalam komponen tampilan antarmuka dianggap sebagai praktik buruk di industri?"
  • Berpikir Asinkronus (Asynchronous Thinking)
    • Relevansi: Berlaku untuk background job (Dev), async notifications (Mobile), render pipeline (Creative Tech), dan remote team collaboration (Tech Collaboration).
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang alur kerja tim agar kemacetan (blocker) pada pekerjaan satu orang tidak menghentikan progres seluruh anggota tim lainnya?"
  • Computational Thinking (Berpikir Terstruktur)
    • Relevansi: Kemampuan menguraikan masalah kompleks menjadi sub-masalah yang dapat diselesaikan. Ini adalah fondasi bagi Software Dev, QA, Data & AI, dan Creative Technology.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika kamu harus menjelaskan cara kerja sistem rekomendasi event YYZU kepada member baru yang bukan programmer, langkah-langkah logis apa yang akan kamu gambarkan?"

4. Knowledge Architecture: Software Development

Track ini berfokus pada fondasi rekayasa perangkat lunak yang berlaku lintas platform (Web, Mobile, Backend, Desktop, Embedded). Member dari track Web Dev dan Mobile Dev idealnya juga memiliki penguasaan dasar di kompetensi ini.

Lapisan 2 - Fondasi Software Engineering (Beginner)

  • Programming Fundamentals & Logic
    • Prasyarat: Computational Thinking
    • Diperlukan untuk: Semua aspek pengembangan perangkat lunak.
    • Transferability: Logika kondisional dan fungsi juga digunakan di Automation Testing (QA), Data Pipeline scripting (Data & AI), dan Shell Scripting (DevOps).
    • Evaluasi Diagnostik: "Diberikan list 1000 nama pengguna acak, jelaskan algoritma untuk menemukan duplikat tanpa mengiterasi setiap pasangan - dan mengapa pendekatan itu lebih efisien."
  • Algoritma & Struktur Data
    • Prasyarat: Programming Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Menulis solusi yang efisien dari sisi waktu dan memori.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kapan kamu menggunakan HashMap vs. Array vs. Set? Berikan 1 kasus nyata untuk masing-masing."
  • Object-Oriented Programming (OOP) & Paradigma Fungsional
    • Prasyarat: Programming Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Merancang kode yang modular, reusable, dan mudah diuji.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan mengapa inheritance yang berlebihan bisa menjadi masalah, dan kapan kamu memilih composition over inheritance."
  • Clean Code & Naming Convention
    • Prasyarat: OOP
    • Diperlukan untuk: Kolaborasi tim - kode yang bisa dibaca adalah kode yang bisa di-maintain.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tunjukkan kode yang kamu refactor. Apa yang diubah dan mengapa kode sebelumnya sulit dibaca?"
  • Version Control Praktis (Git Workflow)
    • Prasyarat: Version Control (Fondasi Universal)
    • Diperlukan untuk: Kolaborasi kode tim, branching strategy, Pull Request workflow.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika kamu bekerja di branch fitur dan branch main terus diperbarui tim lain, bagaimana kamu mengelola agar konflik merge seminimal mungkin?"

Lapisan 3 - Intermediate Software Engineering

  • Design Patterns (GoF Patterns)
    • Prasyarat: OOP
    • Diperlukan untuk: Memecahkan masalah rekayasa yang berulang secara elegan.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan kapan kamu menggunakan pattern Observer, dan berikan contoh implementasinya pada fitur notifikasi real-time."
  • SOLID Principles
    • Prasyarat: OOP, Clean Code
    • Diperlukan untuk: Arsitektur kode yang mudah dikembangkan tanpa memecah yang sudah berjalan.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mendeteksi bahwa sebuah class melanggar Single Responsibility Principle di dunia nyata?"
  • Testing Strategy (Unit, Integration, E2E)
    • Prasyarat: Clean Code, Design Patterns
    • Diperlukan untuk: Menjaga kualitas kode secara otomatis saat codebase tumbuh.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika kamu hanya punya waktu menulis 3 test untuk fitur checkout, test apa yang paling kritis dan mengapa?"
  • Dokumentasi Teknis & API Contract
    • Prasyarat: Clean Code
    • Diperlukan untuk: Kolaborasi dengan tim lain (Mobile, QA, Frontend) tanpa ketergantungan pada komunikasi verbal.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah engineer baru memahami cara kerja sistem hanya dari dokumentasi teknis yang kamu tulis?"

Lapisan 4 - Advanced Software Engineering

  • System Design & Scalability
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Merancang sistem yang dapat menangani pertumbuhan pengguna.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang sistem notifikasi YYZU agar mampu mengirim 100.000 push notification secara bersamaan tanpa memblok proses lain?"
  • Code Review Leadership
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Memimpin review kode dengan feedback konstruktif yang mendidik.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memberikan feedback pada PR yang secara teknis benar namun menggunakan pendekatan kurang optimal?"
  • Technical Debt Management
    • Prasyarat: System Design
    • Diperlukan untuk: Menjaga keseimbangan antara kecepatan rilis dan kualitas kode jangka panjang.
    • Evaluasi Diagnostik: "Sebuah fitur harus dirilis minggu ini, tapi implementasinya membutuhkan shortcut yang akan menyulitkan维护 di masa depan. Bagaimana kamu memutuskan?"

5. Knowledge Architecture: Web Development

Meskipun track ini dinamai Web Development, konsep di bawah ini dirancang sebagai fondasi bagi Software Engineering antarmuka digital.

Lapisan 2 - Fondasi Web Engineering (Beginner)

  • Semantic Content Hierarchy & Accessibility (HTML)
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Struktur dokumen semantik, Aksesibilitas (A11y), dan SEO.
    • Transferability: Hierarki semantik ini juga digunakan untuk Accessibility Tree di mobile app dan penataan layer di Figma.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu menyusun hierarki elemen agar pengguna tunanetra yang memakai Screen Reader dapat menavigasi dari judul produk ke tombol 'Beli' tanpa kebingungan?"
  • Responsive Layout Systems & Constraints (CSS)
    • Prasyarat: Semantic Content Hierarchy
    • Diperlukan untuk: Halaman visual yang responsif di berbagai ukuran perangkat.
    • Transferability: Prinsip Flexbox/Grid merupakan dasar dari Auto Layout Figma dan layout manager mobile app.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apa yang terjadi pada elemen jika ukuran layar menyusut dari 1440px ke 360px? Bagaimana kamu mencegah overflow horizontal?"
  • Event-Driven Programming & UI State Binding (DOM)
    • Prasyarat: Semantic Content Hierarchy, Asynchronous Thinking
    • Diperlukan untuk: Validasi form, pembaruan UI real-time, interaksi asinkron.
    • Transferability: Logika event handling ke state adalah pilar utama di React, Swift, dan Kotlin.
    • Evaluasi Diagnostik: "Ketika user mengklik 'Submit' dan koneksi internet lambat, bagaimana program kamu menahan status UI agar user tidak mengirim data ganda?"
  • Integrasi & Konsumsi Data Asinkron (API Consumption)
    • Prasyarat: Event-Driven Programming, Arsitektur Klien-Server
    • Diperlukan untuk: Mengambil, memproses, dan menampilkan data dari server secara aman.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana aplikasi kamu menangani situasi ketika API server tiba-tiba mengembalikan error 500?"
  • Dokumentasi Setup Sistem (README)
    • Prasyarat: Semua konsep Lapisan 2
    • Diperlukan untuk: Onboarding kontributor baru dan handoff produk.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah orang lain menjalankan sistem yang kamu bangun hanya dari README tersebut tanpa bertanya kepadamu?"

Lapisan 3 - Intermediate Web Engineering

  • State Management (Data Flow & Reactivity)
    • Prasyarat: Event-Driven Programming, Integrasi Data Asinkron
    • Diperlukan untuk: Aplikasi kompleks dengan banyak komponen yang berbagi data.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan kapan state disimpan lokal di komponen vs. di global store. Berikan contoh kasus nyata."
  • Desain & Kontrak API (API Design & Contract)
    • Prasyarat: Arsitektur Klien-Server, Pemisahan Concern
    • Diperlukan untuk: Kolaborasi backend, frontend, desainer, dan PM.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah tim Frontend dan Backend bekerja paralel hanya dari kontrak API yang kamu rancang?"
  • Database Modeling & SQL Queries
    • Prasyarat: Pemisahan Concern, API Design
    • Diperlukan untuk: Penyimpanan data persisten dan relasional.
    • Transferability: SQL dasar juga digunakan PM dan Data Analyst untuk product analytics.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memodifikasi skema database untuk fitur baru tanpa merusak data transaksi lama?"
  • Authentication & Authorization Architecture
    • Prasyarat: API Design, Database Modeling
    • Diperlukan untuk: Keamanan hak akses pengguna (Role-Based Access Control).
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana sistem kamu memastikan Member biasa tidak bisa mengakses API admin YYZU meskipun menyerang langsung via Postman?"
  • Testing Fundamentals
    • Prasyarat: Semua konsep Lapisan 2
    • Diperlukan untuk: Mencegah regresi saat codebase tumbuh.
    • Evaluasi Diagnostik: "Fungsi mana yang paling kritis untuk diuji jika waktu rilis sangat terbatas?"

Lapisan 4 - Advanced Web Engineering

  • Performance Engineering
    • Prasyarat: State Management, API Design
    • Diperlukan untuk: Mengoptimasi kecepatan muat dan scalability.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mengidentifikasi bottleneck performa menggunakan data kuantitatif?"
  • Security Mindset (Adversarial Thinking)
    • Prasyarat: Authentication & Authorization
    • Diperlukan untuk: Melindungi sistem dari eksploitasi celah umum (OWASP Top 10).
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika kamu membangun fitur login untuk event YYZU, serangan apa yang akan kamu pertimbangkan dan bagaimana kamu memitigasinya?"
  • CI/CD & Deployment Automation
    • Prasyarat: Testing Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Merilis produk secara aman dan otomatis ke server produksi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika pipeline CI/CD kamu gagal di tahap deployment, bagaimana kamu menentukan apakah itu masalah kode, konfigurasi, atau infrastruktur?"

6. Knowledge Architecture: Mobile Development

Mencakup pengembangan native (iOS/Android) maupun cross-platform (React Native, Flutter). Fondasi Web Development sangat direkomendasikan sebagai prasyarat awal.

Lapisan 2 - Fondasi Mobile Engineering (Beginner)

  • Platform Fundamentals & Lifecycle
    • Prasyarat: Programming Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Memahami siklus hidup Activity/Fragment (Android) atau UIViewController/SwiftUI View (iOS).
    • Transferability: Konsep lifecycle identik dengan lifecycle komponen di React (Web) dan lifecycle widget di Flutter.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apa yang terjadi pada data di layar ketika pengguna menekan tombol Home lalu kembali ke aplikasi? Bagaimana kamu menjaga data tersebut tidak hilang?"
  • Mobile UI Components & Navigation Patterns
    • Prasyarat: Platform Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Membangun antarmuka mobile sesuai panduan platform (Material Design / Human Interface Guidelines).
    • Transferability: Pola navigasi hierarkis dan tab-based sama persis dengan yang didesain di Figma oleh UI/UX.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kapan kamu menggunakan bottom navigation vs. drawer navigation? Apa pertimbangannya dari sisi UX dan teknis?"
  • State Management Mobile
    • Prasyarat: Platform Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Mengelola perubahan data UI secara reaktif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan perbedaan menyimpan state di dalam composable/view vs. di ViewModel. Kapan masing-masing tepat?"
  • Integrasi API & Offline-First Strategy
    • Prasyarat: State Management, Arsitektur Klien-Server
    • Diperlukan untuk: Mengambil data dari server dan menyimpan cache lokal agar aplikasi tetap berjalan saat offline.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana aplikasi kamu berperilaku ketika pengguna di daerah sinyal lemah membuka halaman daftar event YYZU?"
  • Push Notification Architecture
    • Prasyarat: Integrasi API
    • Diperlukan untuk: Mengirim notifikasi real-time melalui FCM atau APNs.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memastikan notifikasi pembayaran event terkirim bahkan ketika aplikasi sedang ditutup sepenuhnya?"

Lapisan 3 - Intermediate Mobile Engineering

  • Arsitektur Mobile (MVVM / Clean Architecture)
    • Prasyarat: State Management, Integrasi API
    • Diperlukan untuk: Memisahkan tanggung jawab layer UI, domain logic, dan data agar mudah diuji.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memastikan ViewModel tidak bergantung langsung pada Android Framework sehingga bisa diuji dengan Unit Test murni?"
  • Aksesibilitas Mobile (A11y)
    • Prasyarat: Mobile UI Components
    • Diperlukan untuk: Membuat aplikasi yang dapat digunakan pengguna dengan TalkBack atau VoiceOver.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tunjukkan bagaimana kamu menambahkan semantic label pada tombol ikon sehingga TalkBack dapat mendeskripsikannya dengan tepat."
  • Performance & Memory Management
    • Prasyarat: Arsitektur Mobile
    • Diperlukan untuk: Mencegah aplikasi lambat, boros baterai, atau crash akibat memory leak.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mendeteksi memory leak pada aplikasi Android menggunakan Android Profiler?"
  • Mobile Testing (Unit & UI Testing)
    • Prasyarat: Arsitektur Mobile
    • Diperlukan untuk: Memverifikasi perilaku aplikasi secara otomatis di berbagai kondisi perangkat.
    • Evaluasi Diagnostik: "Skenario apa yang diuji UI test yang kamu tulis dan mengapa skenario itu kritis?"

Lapisan 4 - Advanced Mobile Engineering

  • Platform API & Native Integration
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Mengintegrasikan fitur native seperti kamera, biometrik, GPS, dan Bluetooth.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mengimplementasikan autentikasi biometrik dengan fallback ke PIN jika biometrik tidak tersedia?"
  • App Distribution & Release Management
    • Prasyarat: Mobile Testing
    • Diperlukan untuk: Mempublikasikan aplikasi ke Google Play Store / Apple App Store secara aman.
    • Evaluasi Diagnostik: "Aplikasi kamu ditolak oleh App Store karena masalah privacy policy. Bagaimana kamu mempercepat proses review tanpa mengorbankan keamanan data?"
  • Cross-Platform Considerations
    • Prasyarat: Platform Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Memahami trade-off antara Native vs. React Native vs. Flutter untuk kebutuhan produk tertentu.
    • Evaluasi Diagnostik: "YYZU ingin membangun aplikasi mobile dengan fitur kamera canggih dan animasi halus. Framework mana yang kamu pilih dan mengapa?"

7. Knowledge Architecture: UI/UX Design (Product Design)

Lapisan 2 - Fondasi UI/UX (Beginner)

  • Visual Hierarchy Principles
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Mengatur tata letak elemen visual guna mengarahkan fokus pengguna.
    • Evaluasi Diagnostik: "Elemen apa yang paling pertama dilihat pengguna saat membuka halaman event YYZU? Mengapa itu yang dipilih?"
  • User Research Fundamentals
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Mengumpulkan data perilaku pengguna asli melalui wawancara/observasi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana hasil observasi 3 responden nyata mengubah rancangan awal alur pendaftaran member YYZU?"
  • Wireframing & Fidelity Spectrum
    • Prasyarat: Visual Hierarchy
    • Diperlukan untuk: Memvisualisasikan tata letak informasi cepat sebelum membuat mockup detail.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tunjukkan bagaimana desainmu berkembang dari wireframe kasar hingga desain final beresolusi tinggi."
  • Design Component & Pattern Consistency
    • Prasyarat: Visual Hierarchy, Wireframing
    • Diperlukan untuk: Konsistensi elemen visual di semua halaman aplikasi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memastikan seluruh komponen tombol konsisten di 10 halaman baru tanpa mendesain ulang dari nol?"
  • Accessibility Fundamentals (Aksesibilitas Desain)
    • Prasyarat: Visual Hierarchy
    • Diperlukan untuk: Desain ramah bagi pengguna disabilitas.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apakah kontras warna teks tombol utamamu cukup untuk dibaca pengguna dengan buta warna parsial?"

Lapisan 3 - UI/UX Intermediate

  • Usability Testing (UT)
    • Prasyarat: User Research, Wireframing
    • Diperlukan untuk: Memvalidasi kemudahan penggunaan dengan pengguna nyata mencoba prototipe.
    • Evaluasi Diagnostik: "Di bagian alur mana pengguna mengalami friction? Apa rekomendasi perbaikannya?"
  • Interaction Design & State Coverage
    • Prasyarat: Design Component Consistency
    • Diperlukan untuk: Mendesain seluruh kondisi tampilan (normal, loading, error, empty state).
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana tampilan halaman pencarian jika internet mati atau hasil tidak ditemukan?"
  • Design Handoff Spec
    • Prasyarat: Interaction Design, Design Component
    • Diperlukan untuk: Spesifikasi desain yang siap diimplementasikan developer tanpa miskomunikasi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah developer membuat layout presisi hanya dari dokumen serah-terima desainmu?"
  • Arsitektur Informasi (IA)
    • Prasyarat: User Research
    • Diperlukan untuk: Menyusun struktur menu dan navigasi secara intuitif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memutuskan pengelompokan menu dashboard YYZU? Sudahkah diuji dengan pengguna?"

Lapisan 4 - UI/UX Advanced

  • Design System Governance & Scale
    • Prasyarat: Design Component Consistency
    • Diperlukan untuk: Mengelola token desain di Figma agar terhubung langsung dengan variabel komponen kode developer.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika warna tema YYZU berubah, bagaimana perubahan itu otomatis ter-update di library Figma dan codebase developer?"
  • Advanced Usability & Quantitative Research
    • Prasyarat: Usability Testing
    • Diperlukan untuk: Menerapkan metode usability lanjutan (A/B testing, heuristic evaluation) dan riset kuantitatif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Hasil A/B testing menunjukkan versi A lebih baik dari B, tetapi sample size hanya 50 pengguna. Apakah data ini cukup untuk mengambil keputusan?"
  • Behavioral Analytics & Data-Driven Design
    • Prasyarat: Arsitektur Informasi
    • Diperlukan untuk: Memperbaiki desain berdasarkan data nyata di produksi (heatmap, funnel, session recording).
    • Evaluasi Diagnostik: "Data menunjukkan 80% pengguna meninggalkan halaman checkout di step 3. Bagaimana kamu mengidentifikasi akar masalahnya?"

8. Knowledge Architecture: Product Management (Product Strategy & Execution)

Lapisan 2 - Fondasi PM (Beginner)

  • Problem Framing
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Mendefinisikan masalah pengguna secara tajam sebelum memikirkan solusi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apakah problem statement kamu menjelaskan masalah pengguna, ataukah secara terselubung langsung menawarkan solusi fitur?"
  • User Research for PM
    • Prasyarat: Problem Framing
    • Diperlukan untuk: Memvalidasi asumsi masalah dengan data kualitatif/kuantitatif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Asumsi mana yang paling berisiko salah dalam rancangan produkmu? Bagaimana cara memvalidasinya?"
  • Prioritization Framework
    • Prasyarat: Problem Framing, User Research
    • Diperlukan untuk: Memilih fitur paling berdampak dengan resource terbatas (RICE, MoSCoW).
    • Evaluasi Diagnostik: "Mengapa fitur A masuk sprint sekarang, sedangkan fitur B ditunda? Framework apa yang melandasi keputusan ini?"
  • Acceptance Criteria Writing (AC)
    • Prasyarat: Problem Framing
    • Diperlukan untuk: Kriteria fungsionalitas yang jelas agar developer dan tester sepakat tentang 'Definition of Done'.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah developer membuat test case hanya berdasarkan AC yang kamu tulis ini?"
  • Facilitation Basics
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Memandu rapat tim (sprint planning/retro) agar menghasilkan keputusan yang jelas. Catatan: Kompetensi ini juga ada di track Technology Collaboration dengan fokus lebih luas pada sesi lintas fungsi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Saat sprint planning, bagaimana kamu memastikan semua anggota tim punya suara yang sama dalam memilih task?"

Lapisan 3 - PM Intermediate

  • Product Roadmapping
    • Prasyarat: Prioritization Framework
    • Diperlukan untuk: Menyelaraskan visi jangka menengah dengan tim teknis dan bisnis.
    • Evaluasi Diagnostik: "Outcome apa yang ingin diberikan kepada pengguna 3 bulan dari sekarang? Fitur apa mendukungnya?"
  • Success Metrics Definition
    • Prasyarat: Problem Framing, Prioritization Framework
    • Diperlukan untuk: Indikator kuantitatif yang membuktikan fitur berhasil memecahkan masalah.
    • Evaluasi Diagnostik: "Metrik apa yang membuktikan fitur event YYZU berhasil meningkatkan pendaftaran member?"
  • Product Requirement Document (PRD) Writing
    • Prasyarat: AC Writing, Product Roadmapping
    • Diperlukan untuk: Dokumen spec produk yang menyatukan konteks bisnis, masalah, fungsionalitas, dan kriteria sukses.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah desainer wireframe dan developer setup API hanya dari PRD ini tanpa meeting tambahan?"
  • Decision Documentation
    • Prasyarat: Prioritization Framework, Facilitation Basics
    • Diperlukan untuk: Mencatat keputusan produk krusial agar bisa dievaluasi di kemudian hari.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tim berdebat tentang dua opsi desain selama 2 jam tanpa kesepakatan. Bagaimana kamu mengakhiri diskusi dan mendokumentasikan keputusan?"

Lapisan 4 - PM Advanced

  • Product Strategy & Vision Alignment
    • Prasyarat: Product Roadmapping
    • Diperlukan untuk: Menghubungkan eksekusi harian dengan arah pertumbuhan organisasi jangka panjang.
    • Evaluasi Diagnostik: "CEO meminta kamu mengubah roadmap karena ada peluang pasar baru. Bagaimana kamu mengevaluasi apakah perubahan itu sejalan dengan visi produk?"
  • Data-Informed Product Decisions
    • Prasyarat: Success Metrics Definition
    • Diperlukan untuk: Menganalisis data perilaku pengguna untuk iterasi produk.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tunjukkan analisis data retensi/funnel yang melandasi keputusan iterasi ulang halaman pembayaran ini."
  • Stakeholder Management & Negotiation
    • Prasyarat: Decision Documentation
    • Diperlukan untuk: Menjaga integritas roadmap dari intervensi subjektif stakeholder.
    • Evaluasi Diagnostik: "Stakeholder senior meminta fitur yang tidak sejalan dengan strategi produk. Bagaimana kamu menolak dengan sopan namun tegas?"

9. Knowledge Architecture: Quality Assurance

QA adalah penjaga kualitas sistem yang memastikan setiap rilis memenuhi standar fungsional, performa, dan keamanan.

Lapisan 2 - Fondasi QA (Beginner)

  • Testing Types & Pyramid
    • Prasyarat: Computational Thinking
    • Diperlukan untuk: Memahami hierarki pengujian: Unit Test, Integration Test, E2E Test.
    • Transferability: Testing pyramid ini juga digunakan Software Dev dan Web Dev saat menulis kode yang dapat diuji.
    • Evaluasi Diagnostik: "Mengapa E2E test yang hanya menguji alur checkout belum cukup untuk menjamin kualitas fitur pembayaran secara menyeluruh?"
  • Manual Test Case Writing
    • Prasyarat: Testing Types
    • Diperlukan untuk: Mendokumentasikan skenario pengujian yang komprehensif agar bisa diulang secara konsisten.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apakah test case login YYZU yang kamu tulis sudah mencakup happy path, negative case, dan edge case?"
  • Bug Reporting & Triage
    • Prasyarat: Manual Test Case Writing
    • Diperlukan untuk: Mendokumentasikan bug dengan detail yang cukup agar developer dapat mereproduksi tanpa klarifikasi tambahan.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bisakah developer lain mereproduksi bug tersebut hanya dari laporan yang kamu tulis?"
  • Exploratory Testing
    • Prasyarat: Manual Test Case Writing
    • Diperlukan untuk: Menemukan bug yang tidak ter-cover oleh test case formal melalui eksplorasi bebas.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu menentukan area mana yang paling berisiko untuk dijelajahi saat Exploratory Testing?"
  • Acceptance Testing (UAT)
    • Prasyarat: Bug Reporting
    • Diperlukan untuk: Memvalidasi bahwa fitur memenuhi Acceptance Criteria yang ditetapkan PM.
    • Evaluasi Diagnostik: "Siapa yang bertanggung jawab melakukan UAT - QA atau PM? Jelaskan perbedaan perannya."

Lapisan 3 - Intermediate QA

  • Test Automation Fundamentals
    • Prasyarat: Manual Test Case Writing, Programming Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Mengotomatiskan skenario pengujian yang berulang agar regresi lebih cepat dan konsisten.
    • Evaluasi Diagnostik: "Test case mana yang paling layak diotomatisasi terlebih dahulu? Apa kriteria pemilihannya?"
  • API Testing
    • Prasyarat: Arsitektur Klien-Server, Test Automation
    • Diperlukan untuk: Menguji kontrak API secara langsung tanpa melalui UI.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memverifikasi bahwa endpoint YYZU mengembalikan error 422 dengan pesan tepat saat input tidak valid?"
  • Performance & Load Testing
    • Prasyarat: API Testing
    • Diperlukan untuk: Mengukur batas kapasitas sistem dan mengidentifikasi bottleneck sebelum terjadi di produksi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu menentukan jumlah concurrent user yang menjadi target load test untuk sistem YYZU?"
  • Regression Testing Strategy
    • Prasyarat: Test Automation
    • Diperlukan untuk: Memastikan fitur baru tidak merusak fungsionalitas yang sudah berjalan.
    • Evaluasi Diagnostik: "Dari 500 test case yang ada, bagaimana kamu memilih mana yang dijalankan di setiap rilis untuk efisiensi waktu?"

Lapisan 4 - Advanced QA

  • QA Architecture & Strategy
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Merancang strategi pengujian end-to-end untuk tim - tools, coverage target, dan pipeline pengujian.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang QA pipeline untuk tim yang merilis fitur setiap 2 minggu secara konsisten?"
  • Security Testing Fundamentals
    • Prasyarat: API Testing, Exploratory Testing
    • Diperlukan untuk: Mengidentifikasi celah keamanan dasar (OWASP Top 10) sebelum dirilis ke publik.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kamu menemukan SQL injection di fitur login. Bagaimana kamu memastikan serangan ini tidak terjadi di tempat lain?"
  • Quality Metrics & Reporting
    • Prasyarat: Regression Testing Strategy
    • Diperlukan untuk: Mengkomunikasikan kualitas sistem kepada PM menggunakan metrik kuantitatif (defect density, test coverage, MTTD).
    • Evaluasi Diagnostik: "PM bertanya 'apakah produk kita sudah cukup kualitasnya?' Bagaimana kamu menjawab dengan data, bukan opini?"

10. Knowledge Architecture: Data & AI

Track ini mencakup kemampuan mengolah, menganalisis, dan membangun sistem berbasis data - dari query SQL analitik hingga integrasi model AI ke dalam produk digital.

Lapisan 2 - Fondasi Data (Beginner)

  • Data Literacy & Thinking in Data
    • Prasyarat: Computational Thinking
    • Diperlukan untuk: Memahami struktur data tabular, tipe data, dan cara membaca data secara kritis.
    • Transferability: PM dan Digital Product juga membutuhkan ini untuk membaca dashboard analitik dan membuat keputusan berbasis data.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kamu diberikan tabel transaksi member YYZU. Pertanyaan bisnis apa yang bisa dijawab dari data ini, dan apa keterbatasannya?"
  • SQL Fundamentals & Querying
    • Prasyarat: Data Literacy
    • Diperlukan untuk: Mengambil, memfilter, dan mengagregasi data dari database relasional.
    • Transferability: SQL dasar juga digunakan PM untuk product analytics dan Software Dev untuk query optimization.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tulis query untuk menghitung jumlah member aktif per bulan selama 6 bulan terakhir, diurutkan dari yang terbanyak."
  • Data Cleaning & Validation
    • Prasyarat: SQL Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Memastikan data yang dianalisis bersih, konsisten, dan representatif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mendeteksi dan menangani nilai NULL dan duplikat dalam dataset sebelum analisis?"
  • Statistik Deskriptif
    • Prasyarat: Data Literacy
    • Diperlukan untuk: Merangkum dan menginterpretasikan distribusi data (mean, median, standar deviasi, percentile).
    • Evaluasi Diagnostik: "Rata-rata waktu onboarding member YYZU adalah 3 hari. Apakah angka ini cukup untuk dijadikan dasar keputusan?"

Lapisan 3 - Intermediate Data & AI

  • Data Visualization & Storytelling
    • Prasyarat: SQL Fundamentals, Statistik Deskriptif
    • Diperlukan untuk: Mengkomunikasikan temuan data kepada stakeholder non-teknis melalui visualisasi yang tepat.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kapan kamu menggunakan bar chart vs. line chart vs. scatter plot? Berikan contoh kasus nyata untuk masing-masing."
  • Exploratory Data Analysis (EDA)
    • Prasyarat: Data Cleaning, Statistik Deskriptif
    • Diperlukan untuk: Menemukan pola, anomali, dan hipotesis awal sebelum membangun model.
    • Evaluasi Diagnostik: "Temuan apa dari EDA yang mengubah hipotesis awalmu tentang dataset YYZU?"
  • Machine Learning Fundamentals
    • Prasyarat: EDA, Statistik Deskriptif
    • Diperlukan untuk: Membangun model prediktif dasar (klasifikasi, regresi, klasterisasi).
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan perbedaan supervised vs. unsupervised learning beserta 1 contoh penggunaan konkret di konteks YYZU."
  • Data Pipeline & ETL
    • Prasyarat: SQL Fundamentals, Arsitektur Klien-Server
    • Diperlukan untuk: Mengotomatiskan aliran data dari sumber ke tujuan analitik secara berkala.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang pipeline yang mengambil data transaksi baru setiap malam dan memperbarui dashboard secara otomatis?"

Lapisan 4 - Advanced Data & AI

  • AI Product Integration
    • Prasyarat: Machine Learning Fundamentals, API Design
    • Diperlukan untuk: Mengintegrasikan model AI (LLM, computer vision, rekomendasi) ke dalam produk digital.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang fitur AI Mentor di YYZU agar memberikan feedback personal namun tidak berhalusinasi?"
  • Model Evaluation & Deployment
    • Prasyarat: Machine Learning Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Mengukur performa model secara kuantitatif dan mendeploy ke lingkungan produksi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Model rekomendasimu memiliki akurasi 90%. Apakah itu cukup? Metrik apa yang lebih relevan untuk sistem rekomendasi?"
  • Responsible AI & Data Ethics
    • Prasyarat: AI Product Integration
    • Diperlukan untuk: Mendeteksi bias data, menjaga privasi pengguna, dan membuat sistem AI yang dapat dipercaya.
    • Evaluasi Diagnostik: "Model rekomendasi kamu menunjukkan bias terhadap demografi tertentu. Bagaimana kamu memperbaikinya tanpa mengumpulkan data pribadi yang lebih banyak?"

11. Knowledge Architecture: DevOps & Cloud

Track ini berfokus pada rekayasa infrastruktur, otomasi, dan operasional sistem yang memungkinkan tim developer merilis perangkat lunak secara cepat, aman, dan konsisten.

Lapisan 2 - Fondasi DevOps (Beginner)

  • Linux & Command-Line Fundamentals
    • Prasyarat: Computational Thinking
    • Diperlukan untuk: Mengelola server, mengotomatiskan tugas, dan berinteraksi dengan environment deployment.
    • Transferability: Shell scripting juga digunakan Data & AI untuk otomasi pipeline dan Software Dev untuk tooling internal.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tanpa GUI, bagaimana kamu memantau penggunaan CPU server saat ini, kemudian mematikan proses yang boros sumber daya?"
  • Networking Fundamentals
    • Prasyarat: Arsitektur Klien-Server
    • Diperlukan untuk: Memahami cara data berpindah di jaringan (DNS, HTTP/S, TCP/IP, Load Balancer, Firewall).
    • Evaluasi Diagnostik: "Apa yang terjadi secara teknis, langkah demi langkah, ketika pengguna mengetik 'yyzu.tech' dan menekan Enter hingga halaman muncul di browser?"
  • Version Control Lanjutan (Git Branching & Workflow)
    • Prasyarat: Version Control (Fondasi Universal)
    • Diperlukan untuk: Mengelola branching strategy tim yang mendukung rilis yang aman.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang branching strategy untuk tim yang merilis fitur setiap minggu tanpa mengganggu stabilitas branch main?"
  • Containerization (Docker)
    • Prasyarat: Linux, Networking Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Mengemas aplikasi beserta dependensinya ke dalam container yang dapat dijalankan secara identik di lingkungan manapun.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan perbedaan Docker Image vs. Docker Container, dan bagaimana kamu memastikan container di laptop developer identik dengan yang di server produksi."

Lapisan 3 - Intermediate DevOps

  • CI/CD Pipeline Design
    • Prasyarat: Containerization, Version Control Lanjutan
    • Diperlukan untuk: Mengotomatiskan proses build, test, dan deploy setiap kali developer melakukan push kode.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana pipeline CI/CD kamu mencegah kode yang memiliki bug lolos ke server produksi saat developer merge PR?"
  • Cloud Fundamentals (AWS / GCP / Azure)
    • Prasyarat: Networking, Containerization
    • Diperlukan untuk: Menyewa dan mengelola infrastruktur komputasi, penyimpanan, dan jaringan secara virtual.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kapan kamu memilih managed service (Cloud Run) vs. mengelola server sendiri (VM/EC2) untuk backend YYZU?"
  • Infrastructure as Code (IaC)
    • Prasyarat: Cloud Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Mendefinisikan infrastruktur dalam kode yang dapat di-version dan di-review.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana IaC membantu kamu mereplikasi environment staging yang identik dengan produksi dalam waktu kurang dari 5 menit?"
  • Monitoring & Observability
    • Prasyarat: Cloud Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Memantau kesehatan sistem di produksi dan mendapatkan alerting saat terjadi anomali.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mendeteksi bahwa API response time meningkat 10x dalam 5 menit terakhir - bahkan sebelum ada user yang melaporkan?"

Lapisan 4 - Advanced DevOps & Cloud

  • Container Orchestration (Kubernetes)
    • Prasyarat: Containerization, CI/CD
    • Diperlukan untuk: Mengelola banyak container secara otomatis (scaling, self-healing, load balancing) di lingkungan produksi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Situs kamu mendadak lambat karena traffic naik 10x. Bagaimana Kubernetes membantu mengatasi ini dibandingkan scaling manual?"
  • Security & Compliance (DevSecOps)
    • Prasyarat: CI/CD, Cloud Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Mengintegrasikan pemeriksaan keamanan (vulnerability scanning, secret management) ke dalam pipeline CI/CD.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memastikan tidak ada API key yang ter-commit ke repositori Git oleh developer secara tidak sengaja?"
  • Disaster Recovery & SLA
    • Prasyarat: Monitoring, Cloud Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Merancang sistem yang dapat pulih dari kegagalan infrastruktur dengan downtime minimal.
    • Evaluasi Diagnostik: "Database utama kamu crash dan tidak bisa dipulihkan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sistem kembali normal? Bagaimana kamu menghitung SLA-nya?"

12. Knowledge Architecture: Creative Technology

Track ini menggabungkan coding kreatif (computational creativity) dengan motion/interactive design untuk menghasilkan pengalaman digital yang ekspresif, generatif, dan inovatif.

Lapisan 2 - Fondasi Creative Technology (Beginner)

  • Creative Coding Fundamentals
    • Prasyarat: Programming Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Menggunakan kode sebagai medium ekspresi kreatif - membuat visual, animasi, dan interaksi generatif.
    • Transferability: Prinsip manipulasi visual dengan kode juga diterapkan di Web Dev (Canvas API, CSS Animation) dan UI/UX (Figma Smart Animate).
    • Evaluasi Diagnostik: "Tanpa library animasi yang sudah jadi, bagaimana kamu membuat elemen lingkaran yang bergerak mengikuti mouse secara smooth menggunakan canvas?"
  • Design Principles for Interactive Media
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Membuat pengalaman interaktif yang intuitif, estetis, dan bermakna bagi pengguna.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kapan animasi pada antarmuka membantu pengguna memahami konteks perpindahan, dan kapan animasi justru mengganggu?"
  • Motion Design Fundamentals
    • Prasyarat: Design Principles for Interactive Media
    • Diperlukan untuk: Merancang gerakan, transisi, dan timing yang natural dan konsisten dengan identitas visual produk.
    • Transferability: Prinsip easing, timing, dan choreography sama dengan yang digunakan UI/UX saat membuat prototype animasi di Figma.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan perbedaan antara easing ease-in, ease-out, dan ease-in-out. Kapan masing-masing paling tepat digunakan?"
  • Tooling Ekosistem (p5.js / After Effects / Rive)
    • Prasyarat: Creative Coding Fundamentals, Motion Design
    • Diperlukan untuk: Memilih tool yang tepat berdasarkan output yang diinginkan (interaktif vs. video vs. animasi berbasis state).
    • Evaluasi Diagnostik: "Kapan kamu memilih menggunakan Rive dibanding After Effects untuk animasi pada aplikasi mobile?"

Lapisan 3 - Intermediate Creative Technology

  • Generative Design Systems
    • Prasyarat: Creative Coding Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Membangun sistem visual yang menghasilkan variasi output dari parameter dan aturan yang didefinisikan.
    • Evaluasi Diagnostik: "Rancang sistem generatif yang membuat cover unik untuk setiap member YYZU berdasarkan nama dan track mereka."
  • Interactive Media & Real-Time Rendering
    • Prasyarat: Creative Coding, Motion Design
    • Diperlukan untuk: Membangun pengalaman interaktif yang merespons input pengguna secara real-time.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mengoptimasi render loop agar aplikasi generatif berjalan konsisten di 60fps meskipun ada banyak elemen bergerak?"
  • Web Animation & Lottie Integration
    • Prasyarat: Motion Design, Tooling Ekosistem
    • Diperlukan untuk: Mengintegrasikan animasi Lottie atau GSAP ke dalam aplikasi web/mobile tanpa degradasi performa.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mengontrol animasi Lottie agar berjalan hanya ketika elemen masuk ke dalam viewport pengguna?"

Lapisan 4 - Advanced Creative Technology

  • Data-Driven Visual Systems
    • Prasyarat: Generative Design, Data Literacy
    • Diperlukan untuk: Membangun visualisasi data yang ekspresif dan interaktif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Data penjualan YYZU perlu divisualisasikan untuk presentasi ke investor. Bagaimana kamu memilih jenis chart yang tepat dan menceritakan cerita dari data tersebut?"
  • Physical Computing & Sensor Integration
    • Prasyarat: Interactive Media
    • Diperlukan untuk: Menghubungkan dunia fisik (sensor, Arduino, mikrokontroler) dengan sistem digital interaktif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Kamu ingin membangun instalasi interaktif yang merespon gerakan pengunjung. Sensor apa yang kamu pilih dan bagaimana menghubungkannya ke web?"
  • Creative Direction & Concept Development
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Menerjemahkan brief kreatif menjadi konsep eksekusi yang kohesif antara narasi, visual, dan interaksi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Klien memberikan brief 'buatan Indonesia yang modern'. Bagaimana kamu menerjemahkan konsep abstrak ini menjadi direction yang bisa dieksekusi tim?"

13. Knowledge Architecture: Digital Product

Track ini berfokus pada peran Product Strategy yang lebih senior - menghubungkan visi bisnis, business model, go-to-market strategy, dan growth framework untuk membangun produk digital yang berkelanjutan.

Lapisan 2 - Fondasi Digital Product (Beginner)

  • Market & Competitive Analysis
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Memahami lanskap pasar, pemain utama, dan peluang diferensiasi produk.
    • Transferability: Analisis kompetitif ini juga digunakan PM saat menyusun PRD dan Digital Product saat merancang positioning.
    • Evaluasi Diagnostik: "Lakukan analisis kompetitif singkat YYZU terhadap 2 komunitas digital sejenis. Di mana peluang diferensiasi yang belum dimanfaatkan?"
  • User Discovery & Problem-Solution Fit
    • Prasyarat: Market Analysis
    • Diperlukan untuk: Menemukan masalah nyata yang cukup parah sehingga pengguna bersedia berinvestasi waktu untuk solusinya.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu membedakan antara masalah yang 'nice to solve' dengan masalah yang 'must to solve' dari perspektif pengguna?"
  • Business Model Fundamentals
    • Prasyarat: Market Analysis
    • Diperlukan untuk: Memahami bagaimana produk digital menghasilkan nilai (Value Proposition) dan pendapatan (Revenue Stream).
    • Evaluasi Diagnostik: "Apa perbedaan freemium dan subscription? Kapan masing-masing model lebih cocok untuk komunitas seperti YYZU?"
  • Go-to-Market (GTM) Strategy Fundamentals
    • Prasyarat: Business Model
    • Diperlukan untuk: Merancang rencana peluncuran produk - siapa yang dituju, melalui saluran apa, dan dengan pesan apa.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jika YYZU akan meluncurkan batch baru, bagaimana kamu menentukan saluran akuisisi member yang paling efisien?"

Lapisan 3 - Intermediate Digital Product

  • Growth Framework & Metrics
    • Prasyarat: GTM Strategy, Business Model
    • Diperlukan untuk: Mengukur dan mengoptimasi pertumbuhan produk menggunakan framework sistematis (AARRR, HEART, North Star Metric).
    • Evaluasi Diagnostik: "Apa North Star Metric YYZU yang paling tepat merepresentasikan nilai inti bagi member? Bagaimana kamu mengukurnya?"
  • Product-Market Fit Assessment
    • Prasyarat: Growth Framework, User Discovery
    • Diperlukan untuk: Mengukur seberapa kuat produk memenuhi kebutuhan pasar secara kuantitatif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu menentukan bahwa YYZU sudah mencapai product-market fit, bukan sekadar 'ada yang pakai'?"
  • Pricing Strategy & Monetization
    • Prasyarat: Business Model, Growth Framework
    • Diperlukan untuk: Merancang struktur harga yang memaksimalkan value capture tanpa mengorbankan pertumbuhan.
    • Evaluasi Diagnostik: "YYZU ingin menambah revenue stream baru. Bagaimana kamu menentukan harga yang tepat untuk fitur premium tanpa menurunkan jumlah user?"
  • Community & Ecosystem Building
    • Prasyarat: GTM Strategy
    • Diperlukan untuk: Merancang mekanisme yang membuat pengguna bertahan, berkontribusi, dan menarik pengguna baru secara organik.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu merancang mekanisme di YYZU agar member yang sudah lulus justru mendorong pertumbuhan batch berikutnya?"

Lapisan 4 - Advanced Digital Product

  • Portfolio & Investment Thinking
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Mengalokasikan sumber daya antara inisiatif pertumbuhan inti, ekspansi, dan eksperimen baru.
    • Evaluasi Diagnostik: "YYZU punya budget terbatas untuk Q3. Bagaimana kamu membagi anggaran antara mempertahankan produk existing dan mencoba pasar baru?"
  • Strategic Partnerships & Ecosystem
    • Prasyarat: Community Building, GTM Strategy
    • Diperlukan untuk: Membangun kemitraan strategis yang memperluas jangkauan produk melampaui pertumbuhan organik.
    • Evaluasi Diagnostik: "Startup A menawarkan kolaborasi integrasi API, tetapi mereka adalah kompetitor di segmen lain. Bagaimana kamu mengevaluasi risiko dan manfaatnya?"
  • Organisation & Scaling
    • Prasyarat: Product-Market Fit
    • Diperlukan untuk: Merancang struktur tim dan proses yang dapat berkembang seiring pertumbuhan produk.
    • Evaluasi Diagnostik: "Tim kamu sudah 20 orang dan mulai ada miskomunikasi antar divisi. Bagaimana kamu merestructurisasi organisasi tanpa menghambat kecepatan?"

14. Knowledge Architecture: Technology Collaboration

Track ini membangun kemampuan menjembatani komunikasi antara tim teknis dan non-teknis, memfasilitasi kolaborasi lintas peran, dan memastikan tim berjalan efektif dalam kerangka kerja Agile.

Lapisan 2 - Fondasi Technology Collaboration (Beginner)

  • Technical Literacy for Collaborators
    • Prasyarat: Arsitektur Klien-Server (Fondasi Universal)
    • Diperlukan untuk: Memahami konsep teknis dasar yang cukup untuk berkomunikasi efektif dengan engineer tanpa menjadi engineer.
    • Evaluasi Diagnostik: "Jelaskan kepada stakeholder non-teknis mengapa fitur yang 'terlihat sederhana' di UI bisa membutuhkan 2 minggu untuk diimplementasikan dengan benar."
  • Agile & Scrum Fundamentals
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Berpartisipasi efektif dalam sprint cycle - memfasilitasi dan mengambil manfaat dari setiap ceremony Agile.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apa perbedaan Sprint Review dan Sprint Retrospective? Apa yang dilakukan dan siapa yang memimpin masing-masing?"
  • Technical Writing Fundamentals
    • Prasyarat: -
    • Diperlukan untuk: Menulis dokumentasi teknis yang jelas - meeting notes, spec doc, panduan - yang dapat dipahami semua pemangku kepentingan.
    • Evaluasi Diagnostik: "Apakah pembaca yang tidak hadir bisa memahami keputusan yang diambil dan langkah selanjutnya hanya dari rangkuman meeting yang kamu tulis?"
  • Remote & Async Collaboration
    • Prasyarat: Technical Writing
    • Diperlukan untuk: Bekerja efektif dalam tim yang tersebar menggunakan komunikasi asinkron sebagai standar utama.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu memastikan anggota tim di zona waktu berbeda tidak terhambat saat membutuhkan keputusan dari rekan satu timnya?"
  • Facilitation Basics
    • Prasyarat: Agile Fundamentals
    • Diperlukan untuk: Memimpin sesi diskusi dan pengambilan keputusan tim secara terstruktur.
    • Evaluasi Diagnostik: "Ketika diskusi tim terjebak dalam perdebatan teknis yang tidak berujung, bagaimana kamu mengembalikan fokus ke keputusan yang perlu diambil?"

Lapisan 3 - Intermediate Technology Collaboration

  • Cross-functional Communication
    • Prasyarat: Technical Literacy, Technical Writing
    • Diperlukan untuk: Menerjemahkan kebutuhan bisnis ke bahasa teknis dan sebaliknya.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu menyajikan laporan kemajuan teknis sprint kepada CEO yang tidak memiliki latar belakang teknis?"
  • Conflict Resolution in Technical Teams
    • Prasyarat: Facilitation Basics
    • Diperlukan untuk: Menyelesaikan ketidaksepakatan teknis secara konstruktif.
    • Evaluasi Diagnostik: "Dua engineer di timmu tidak sepakat tentang arsitektur yang dipilih. Bagaimana kamu membantu mereka mencapai keputusan bersama?"
  • Risk Communication & Escalation
    • Prasyarat: Cross-functional Communication
    • Diperlukan untuk: Mengidentifikasi risiko teknis dan mengkomunikasikannya kepada pemangku kepentingan yang tepat.
    • Evaluasi Diagnostik: "Fitur utama berisiko tidak selesai sebelum batas waktu rilis. Kepada siapa dan bagaimana kamu mengkomunikasikan hal ini?"
  • Process Design & Improvement
    • Prasyarat: Agile, Facilitation
    • Diperlukan untuk: Mengidentifikasi hambatan dalam alur kerja tim dan merancang perbaikan sistemik.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu mendeteksi bahwa alur review kode di tim lambat, dan proses apa yang akan kamu ubah untuk mempercepat cycle time?"

Lapisan 4 - Advanced Technology Collaboration

  • Team Topology & Org Design
    • Prasyarat: Seluruh Lapisan 3
    • Diperlukan untuk: Merancang struktur tim yang meminimalkan cognitive overhead dan memaksimalkan flow kolaborasi.
    • Evaluasi Diagnostik: "Bagaimana kamu menentukan kapan tim cross-functional harus dipecah menjadi tim-tim yang lebih kecil dan mandiri?"
  • Knowledge Management & Documentation Culture
    • Prasyarat: Technical Writing, Process Improvement
    • Diperlukan untuk: Membangun budaya di mana pengetahuan terdokumentasi secara proaktif dan mudah ditemukan semua anggota tim.
    • Evaluasi Diagnostik: "Seorang senior developer resign dan pengetahuannya hilang. Bagaimana kamu memastikan situasi ini tidak terulang?"
  • Coaching & Mentoring Teams
    • Prasyarat: Conflict Resolution, Cross-functional Communication
    • Diperlukan untuk: Membimbing individu dan tim untuk berkembang melalui feedback terstruktur.
    • Evaluasi Diagnostik: "Seorang anggota tim performanya menurun selama 2 sprint. Bagaimana kamu melakukan coaching session yang constructive tanpa membuatnya defensif?"

15. Titik Konvergensi Lintas Track (Kolaborasi Industri)

Pada titik-titik ini, kolaborasi yang sukses menuntut pemahaman lintas peran. Prioritas pemahaman:

Titik KonvergensiTrack yang TerlibatPoin Konvergensi Kunci
API Contract & Data ShapeSoftware Dev, Web Dev, Mobile Dev, QA, Data & AISemua track konsumer data harus menyepakati format JSON, error codes, dan pagination sebelum pengembangan paralel dimulai.
Design Handoff (Desain ke Kode)UI/UX Design, Web Dev, Mobile Dev, Creative TechnologyDesainer harus menghasilkan spesifikasi (token, spacing, state coverage) yang presisi agar developer dapat langsung mengimplementasikan tanpa asumsi.
Definition of Done (DoD)PM, QA, Web Dev, Mobile Dev, Software Dev, Tech CollabSemua pihak harus sepakat kriteria 'selesai' sebelum sprint dimulai - mencakup fungsionalitas, coverage test, dan aksesibilitas.
QA Sign-off & Release GateQA, DevOps, Software Dev, Web Dev, Mobile DevTidak ada artefak yang masuk pipeline CI/CD produksi tanpa sign-off QA. DevOps menyediakan environment pengujian yang identik dengan produksi.
Data & Product MetricsData & AI, PM, Digital Product, DevOpsEngineer data menyediakan pipeline dan dashboard; PM menetapkan metrik yang diukur; DevOps memastikan logging dan tracing berjalan di produksi.
GTM & Launch ReadinessDigital Product, PM, Tech Collab, DevOps, QAPeluncuran membutuhkan keselarasan antara kesiapan teknis (DevOps/QA), komunikasi (Tech Collab), dan rencana pemasaran (Digital Product).
Keterangan Prioritas:
  • Kritis untuk semua tim: API Contract, Definition of Done, QA Sign-off
  • Penting untuk tim produk: Design Handoff, Data & Product Metrics
  • Penting untuk peluncuran: GTM & Launch Readiness

16. Kompetensi Lintas Track dalam Graf Pengetahuan

Enam Kompetensi Lintas Track bukan kompetensi tambahan - mereka adalah pengikat antar-lapisan di semua 11 track:

  • Komunikasi teknis tertulis: Kemampuan menulis dokumentasi teknis yang jelas. Contoh penerapan: README (Dev), Handoff (UI/UX), PRD (PM), Test Report (QA), ADR (Software Dev), Data Story (Data & AI).
  • Problem decomposition: Kemampuan memecah masalah besar menjadi unit yang dapat dikerjakan. Ini adalah prasyarat utama untuk naik ke Lapisan 3 di semua track.
  • Iterative delivery: Kemampuan merilis produk secara bertahap alih-alih big-bang release. Contoh: Sprint (Agile), Canary Release (DevOps), A/B Test (Digital Product).
  • Feedback literacy: Kemampuan memberi dan menerima umpan balik secara konstruktif. Contoh: Code Review (Dev), Design Critique (UI/UX), Stakeholder Feedback (PM), QA Sign-off (QA).
  • Knowledge documentation: Kemampuan mendokumentasikan keputusan dan pengetahuan agar tidak hilang saat anggota tim berubah. Contoh: ADR (Dev), Decision Log (PM), Test Coverage Report (QA), Model Card (Data & AI).
  • Version control mindset: Kemampuan melacak perubahan dan mengelola konfigurasi. Contoh: Git (Dev/DevOps), Figma History (UI/UX), PRD Changelog (PM), Model Registry (Data & AI), Creative Asset Versioning (Creative Tech).

17. Cara Mentor Menggunakan Dokumen Ini

Diagnosis Gap

Gunakan Diagnostic Questions berbasis skenario untuk menguji model mental member - bukan hafalan definisi. Jika member kesulitan menjawab pertanyaan di Lapisan 2 (meskipun tugasnya selesai), jangan berikan sign-off untuk Lapisan 3. Contoh penerapan: Jika member mengerjakan fitur login tetapi tidak bisa menjelaskan mengapa memilih JWT daripada session-based auth, ini menandakan gap di Layer 2 (Authentication & Authorization) meskipun fitur sudah berjalan.

Merancang Coaching Session

Identifikasi konsep mana yang menjadi bottleneck. Gunakan GROW Model untuk memandu member merancang rencana perbaikan mandiri:

  • Goal: Apa yang ingin dicapai member?
  • Reality: Di mana member sekarang berdasarkan diagnosis?
  • Options: Apa saja jalur belajar yang tersedia di Knowledge Architecture ini?
  • Will: Mana yang dipilih member dan kapan deadline-nya?

Cross-track Mentoring

Gunakan Bab 15 (Titik Konvergensi) untuk membantu member memahami bagaimana peran mereka berhubungan dengan peran lain dalam proyek kolaboratif. Gunakan Bab 16 untuk menjelaskan kompetensi umum yang harus dimiliki semua anggota tim.

18. Dokumen Terkait


19. Glosarium

  • A11y (Accessibility): Desain dan rekayasa produk digital agar dapat diakses oleh semua orang termasuk penyandang disabilitas.
  • AC (Acceptance Criteria): Kriteria penerimaan terukur yang harus dipenuhi agar fitur dinyatakan selesai.
  • ADR (Architecture Decision Record): Dokumen singkat yang mencatat keputusan arsitektur beserta alasan pemilihan dan alternatif yang ditolak.
  • API (Application Programming Interface): Antarmuka yang memungkinkan berbagai aplikasi saling berkomunikasi dan bertukar data.
  • CI/CD: Continuous Integration / Continuous Delivery - praktik mengotomatiskan proses build, test, dan deploy.
  • Containerization: Teknik mengemas aplikasi beserta dependensinya ke dalam container terisolasi yang identik di lingkungan manapun.
  • E2E Testing: End-to-End Testing - pengujian yang mensimulasikan alur pengguna dari awal hingga akhir.
  • EDA: Exploratory Data Analysis - proses investigasi dataset untuk menemukan pola dan anomali.
  • Git: Sistem pengontrol versi standar industri untuk melacak riwayat perubahan kode.
  • GTM (Go-to-Market): Strategi peluncuran produk mencakup target audiens, saluran, dan pesan komunikasi.
  • IA (Information Architecture): Metode pengorganisasian struktur informasi agar pengguna dapat bernavigasi mudah.
  • IaC (Infrastructure as Code): Mendefinisikan infrastruktur cloud dalam kode yang dapat di-version dan direproduksi otomatis.
  • North Star Metric: Metrik tunggal yang paling merepresentasikan nilai inti yang diberikan produk kepada penggunanya.
  • OOP (Object-Oriented Programming): Paradigma pemrograman yang mengorganisir kode dalam bentuk objek.
  • PM (Product Management): Disiplin memandu strategi, prioritas, dan siklus hidup pengembangan produk digital.
  • PR (Pull Request): Permintaan formal untuk meninjau dan menggabungkan perubahan kode ke branch utama.
  • PRD (Product Requirement Document): Dokumen yang mendefinisikan visi, tujuan, fitur, dan kriteria rilis produk.
  • README: Panduan utama repositori untuk menginstruksikan cara menjalankan dan berkontribusi pada proyek.
  • SEO (Search Engine Optimization): Optimasi agar konten mudah ditemukan mesin pencari.
  • SOLID Principles: Lima prinsip desain OOP yang menghasilkan kode mudah dikembangkan dan diuji.
  • SQL: Structured Query Language - bahasa standar untuk mengelola data dari database relasional.
  • State Management: Mekanisme mengelola dan mendistribusikan data dinamis ke berbagai bagian antarmuka.
  • UAT (User Acceptance Testing): Pengujian akhir untuk memvalidasi bahwa fitur memenuhi kebutuhan bisnis.
  • UI/UX: Kombinasi desain tampilan visual dan keseluruhan pengalaman pengguna.
  • GROW Model: Kerangka coaching 1-on-1 yang terdiri dari Goal, Reality, Options, dan Will.
  • OWASP Top 10: Daftar 10 risiko keamanan aplikasi web paling kritis yang dipublikasikan oleh Open Web Application Security Project.
  • AARRR (Pirate Metrics): Framework metrik pertumbuhan produk: Acquisition, Activation, Retention, Revenue, Referral.
  • HEART Framework: Framework metrik pengalaman pengguna dari Google: Happiness, Engagement, Adoption, Retention, Task Success.
  • RICE Scoring: Metode prioritas produk berdasarkan Reach, Impact, Confidence, dan Effort.
  • MoSCoW: Metode prioritas: Must have, Should have, Could have, Won't have.
  • LLM (Large Language Model): Model AI yang dilatih pada dataset teks besar untuk menghasilkan dan memahami bahasa manusia.
  • MVVM: Model-View-ViewModel - pola arsitektur yang memisahkan UI dari logika bisnis.
  • Clean Architecture: Pola arsitektur yang memisahkan concerns ke dalam layer konsentris dengan dependensi dari luar ke dalam.
  • Docker: Platform containerization untuk mengemas dan menjalankan aplikasi secara konsisten di berbagai lingkungan.
  • Figma: Alat desain kolaboratif berbasis cloud untuk wireframing, prototyping, dan design handoff.

On this page

PendahuluanKurikulum mendefinisikan apa yang harus dikuasai. Dokumen ini menjelaskan mengapa urutan tertentu penting dan bagaimana konsep antar track saling bergantung melalui graf relasional pengetahuan untuk 11 track YYZU. Setiap track dilengkapi Diagnostic Questions yang digunakan Mentor untuk mendiagnosis model mental member.Daftar Isi1. Mengapa Dokumen Ini AdaMulai dari Mana?2. Cara Membaca Dokumen Ini3. Fondasi Universal (Prasyarat Lintas Peran (Lapisan 1))4. Knowledge Architecture: Software DevelopmentLapisan 2 - Fondasi Software Engineering (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Software EngineeringLapisan 4 - Advanced Software Engineering5. Knowledge Architecture: Web DevelopmentLapisan 2 - Fondasi Web Engineering (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Web EngineeringLapisan 4 - Advanced Web Engineering6. Knowledge Architecture: Mobile DevelopmentLapisan 2 - Fondasi Mobile Engineering (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Mobile EngineeringLapisan 4 - Advanced Mobile Engineering7. Knowledge Architecture: UI/UX Design (Product Design)Lapisan 2 - Fondasi UI/UX (Beginner)Lapisan 3 - UI/UX IntermediateLapisan 4 - UI/UX Advanced8. Knowledge Architecture: Product Management (Product Strategy & Execution)Lapisan 2 - Fondasi PM (Beginner)Lapisan 3 - PM IntermediateLapisan 4 - PM Advanced9. Knowledge Architecture: Quality AssuranceLapisan 2 - Fondasi QA (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate QALapisan 4 - Advanced QA10. Knowledge Architecture: Data & AILapisan 2 - Fondasi Data (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Data & AILapisan 4 - Advanced Data & AI11. Knowledge Architecture: DevOps & CloudLapisan 2 - Fondasi DevOps (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate DevOpsLapisan 4 - Advanced DevOps & Cloud12. Knowledge Architecture: Creative TechnologyLapisan 2 - Fondasi Creative Technology (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Creative TechnologyLapisan 4 - Advanced Creative Technology13. Knowledge Architecture: Digital ProductLapisan 2 - Fondasi Digital Product (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Digital ProductLapisan 4 - Advanced Digital Product14. Knowledge Architecture: Technology CollaborationLapisan 2 - Fondasi Technology Collaboration (Beginner)Lapisan 3 - Intermediate Technology CollaborationLapisan 4 - Advanced Technology Collaboration15. Titik Konvergensi Lintas Track (Kolaborasi Industri)16. Kompetensi Lintas Track dalam Graf Pengetahuan17. Cara Mentor Menggunakan Dokumen IniDiagnosis GapMerancang Coaching SessionCross-track MentoringGunakan Bab 15 (Titik Konvergensi) untuk membantu member memahami bagaimana peran mereka berhubungan dengan peran lain dalam proyek kolaboratif. Gunakan Bab 16 untuk menjelaskan kompetensi umum yang harus dimiliki semua anggota tim.18. Dokumen Terkait19. Glosarium