Pendahuluan
Istilah yang sama bisa berarti hal berbeda di dokumen yang berbeda. Glosarium ini menjadi sumber tunggal definisi (single source of truth) untuk seluruh istilah di ekosistem YYZU - dari role organisasi hingga terminologi teknis.
Catatan: Definisi di dokumen lain harus merujuk ke glosarium ini. Jika terjadi perbedaan, definisi di glosarium ini yang berlaku.
Daftar Isi
- Role & Organisasi
- Proses & Mekanisme
- Teknis
- Kemitraan
- Istilah Pembelajaran & Teknis
- Istilah Keuangan
- Lisensi Open-Source
- Referensi Silang
- Referensi Dokumen Terkait
Role & Organisasi
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Founder | Pendiri YYZU (Ghaniyyir Rahman Sudarsono) yang memiliki peran konstitusional khusus dalam organisasi. Founder memiliki hak veto dalam keputusan strategis dan menjadi anggota ex-officio Dewan Wali Amanat. |
| Dewan Wali Amanat (DWA) | Badan tertinggi pengawas visi dan pelindung arah strategis organisasi YYZU. DWA beranggotakan Pendiri (Founder), Ketua Dewan Mentor, dan perwakilan mantan Koordinator Umum. DWA memiliki wewenang veto atas keputusan strategis terkait perubahan Anggaran Dasar, pembubaran organisasi, serta penyelesaian sengketa kepemimpinan tertinggi. |
| BPH (Badan Pelaksana Harian) | Badan eksekutif yang menyelenggarakan program harian YYZU, dipimpin oleh Koordinator Umum. BPH memiliki fungsi minimal yang wajib ada: Kemitraan, Divisi SDM, Event & Planning, Product & Project Management, Learning & Curriculum, serta Media & Branding. |
| Koordinator Umum | Pimpinan Badan Pelaksana Harian (BPH) yang memegang keputusan tertinggi dalam operasional YYZU. Koordinator Umum bertugas mengoordinasikan seluruh divisi, menjadi penentu keputusan operasional, dan menjaga arah taktis organisasi. |
| Dewan Mentor | Badan kolektif yang terdiri dari seluruh Mentor aktif yang terdaftar di YYZU, berfungsi sebagai badan penasihat dan pengambil keputusan terkait standar kurikulum serta penilaian kompetensi. Dewan Mentor bersifat kolegial dengan setiap anggota memiliki suara yang setara. |
| Ketua Dewan Mentor | Pimpinan Dewan Mentor yang ditunjuk oleh Dewan Wali Amanat untuk masa jabatan 1 tahun. Ketua Dewan Mentor bertanggung jawab memimpin rapat Dewan Mentor, menandatangani notulensi keputusan, dan mengajukan eskalasi kepada Dewan Wali Amanat jika konsensus tidak tercapai. Ketua Dewan Mentor memiliki hak suara penuh dalam Rapat Anggota mewakili seluruh Mentor. |
| Mentor | Praktisi profesional, akademisi, atau ahli industri yang berkontribusi secara sukarela untuk membimbing, memberikan umpan balik teknis, menyelaraskan standar industri, serta menginspirasi para Talenta agar siap bersaing di dunia profesional. Mentor dapat ditunjuk sebagai Asesor Bypass atau menjadi anggota Dewan Mentor. |
| Asesor Bypass | Mentor yang ditunjuk untuk menjalankan fungsi asesmen Bypass Level, yaitu menilai kelayakan anggota yang mengajukan bypass berdasarkan portofolio dan pengalaman sebelumnya. Rasio ideal: 1 Asesor Bypass per maksimal 30 bypass applicants. |
| Project Leader | Peran project-scoped yang aktif selama satu project berjalan, bertanggung jawab mengoordinasikan eksekusi harian kelompoknya agar project berjalan sesuai scope, timeline, dan kualitas yang telah disepakati. Project Leader menjadi titik komunikasi utama antara kelompok dan Divisi Product & Project Management. |
| PIC (Person In Charge) | Penanggung jawab utama yang ditunjuk untuk mengoordinasikan kegiatan non-project seperti event, bootcamp, atau kelas kilat. Berbeda dengan Project Leader yang berfokus pada proyek, PIC mengelola koordinasi persiapan hingga evaluasi acara. |
| Talenta (Anggota Biasa) | Individu yang mengikuti batch di YYZU. Talenta memiliki hak mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran dan project, namun tidak memiliki hak suara dalam keputusan strategis organisasi. Setelah menjalani 1 batch dan lulus assessment, Talenta berstatus Alumni Tersertifikasi. |
| Talenta Inti | Kategori anggota tetap yang memiliki hak suara penuh dalam Rapat Anggota. Terdiri dari: (1) BPH aktif yang menjalankan operasional organisasi, dan (2) Talenta yang telah menjalani minimal 2 batch dan berkontribusi sebagai Talenta Senior (dikonfirmasi Divisi SDM). Talenta Inti wajib mendaftar ulang setiap akhir batch untuk mempertahankan status aktif. Talenta Inti bisa menjadi Mentor jika memenuhi syarat. |
| Divisi SDM | Divisi kepengurusan YYZU yang bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya manusia ekosistem, termasuk operasional kurikulum, mentoring, resource allocation, serta melakukan review internal submission sebelum diteruskan ke Mentor. |
| Divisi Product & Project Management | Divisi kepengurusan YYZU yang bertanggung jawab atas kelancaran operasional seluruh project di ekosistem YYZU pada level batch. Divisi PM bekerja di level lintas kelompok dan menjadi penghubung antara Mentor dengan seluruh tim yang berjalan. |
| Divisi Partnership | Divisi kepengurusan YYZU yang bertanggung jawab atas hubungan eksternal dan kerja sama ekosistem, termasuk penjajakan awal kemitraan, penyusunan draf MoU/PKS, dan koordinasi dengan mitra kampus, industri, dan sponsor. |
| Alumni Tersertifikasi | Talenta yang telah menjalani minimal 1 batch penuh dan lulus assessment. Alumni Tersertifikasi mendapat sertifikat kelulusan, namun belum memiliki hak suara dalam Rapat Anggota. Status ini bersifat permanen selama alumni tidak melanggar aturan organisasi. Alumni Tersertifikasi dapat menjalani batch berikutnya kapan saja (tidak harus berturut-turut) sebagai Talenta Senior untuk menjadi Talenta Inti. |
| Talenta Senior | Alumni Tersertifikasi yang menjalani batch berikutnya. Selama batch tersebut, Talenta Senior tetap berstatus Talenta namun memiliki tanggung jawab tambahan untuk membantu Talenta baru beradaptasi. Bentuknya bisa berupa: membantu navigasi ekosistem, berbagi pengalaman, menjadi fasilitator diskusi, atau membantu di tim. Talenta Senior wajib menyelesaikan batch tersebut dengan kontribusi yang dikonfirmasi Divisi SDM untuk menjadi Talenta Inti. |
| Pendaftaran Ulang | Proses konfirmasi status keanggotaan yang dilakukan setiap akhir batch. Talenta Inti mengisi form konfirmasi dalam 14 hari setelah batch berakhir untuk mempertahankan hak suara. Yang tidak merespons dalam deadline diubah statusnya menjadi Tidak Aktif (kehilangan hak suara, bukan dikeluarkan). |
Alur Progresi Keanggotaan
Talenta → [menjalani batch pertama + lulus assessment] → Alumni Tersertifikasi → [menjalani batch berikutnya sebagai Talenta Senior] → Talenta Inti
BPH aktif → otomatis Talenta Inti
Proses & Mekanisme
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Batch | Satu periode keanggotaan aktif dalam ekosistem YYZU selama 18 minggu, di mana sekelompok anggota menjalani program mentoring dan project secara bersamaan. Satu batch mencakup satu siklus project dari Foundation hingga Release. |
| Sprint | Unit kerja utama dengan batas waktu tetap (1-2 minggu) dalam metodologi Scrumban. Setiap sprint memiliki planning, daily sync, review, dan retrospective ceremony. |
| Learning Sprint | Siklus pembelajaran terstruktur selama 2 minggu yang membentuk dasar kompetensi member sebelum memasuki project. Learning Sprint merupakan prioritas awal dalam rekomendasi fokus YYZU. |
| Bypass Level | Mekanisme untuk anggota baru yang telah memiliki bukti keahlian nyata untuk mengajukan asesmen khusus sebelum periode berjalan dimulai, agar dapat langsung menempati tingkat kompetensi yang sesuai (Intermediate/Advanced) tanpa harus mulai dari Beginner. |
| Track | Jalur spesialisasi karir teknologi yang dipilih oleh anggota YYZU. Track menentukan kurikulum dan project yang akan diikuti oleh anggota. |
| Level | Tahap dalam satu track yang menunjukkan tingkat penguasaan kompetensi anggota. Level menentukan kurikulum dan project yang sesuai untuk anggota. |
| RFC (Request for Comments) | Prosedur formal untuk mengusulkan perubahan pada kurikulum, skema proyek, atau standar penilaian di YYZU. RFC melibatkan periode peninjauan untuk menerima masukan dari Mentor aktif dan pengurus BPH sebelum persetujuan final. |
| SP (Surat Peringatan) | Surat peringatan tertulis yang diberikan kepada anggota yang melanggar kebijakan kontribusi aktif. SP diberikan secara berjenjang: SP1 diterbitkan setelah teguran Project Leader, dan SP2 diterbitkan jika tidak ada perbaikan. |
| CLA (Contributor License Agreement) | Perjanjian hukum tertulis antara kontributor karya (kode/desain) dengan YYZU yang mengatur lisensi penggunaan karya untuk mendukung keberlanjutan proyek open-source dan unit usaha. |
| NDA (Non-Disclosure Agreement) | Lembar kesepakatan kerahasiaan yang wajib ditandatangani oleh anggota yang terlibat dalam proyek kemitraan industri untuk menjaga informasi non-publik milik mitra. |
| MoU (Nota Kesepahaman) | Dokumen kerja sama yang memuat kesepakatan awal antara YYZU dengan mitra, mencakup hak, kewajiban, jangka waktu, dan HKI proyek. |
| PKS (Perjanjian Kerja Sama) | Dokumen perjanjian formal yang memuat detail kerja sama antara YYZU dengan mitra, mencakup hak, kewajiban, jangka waktu, dan HKI proyek. PKS digunakan untuk kemitraan yang lebih formal dan mengikat dibandingkan MoU. |
| API (Application Programming Interface) | Antarmuka pemrograman aplikasi yang memungkinkan dua atau lebih sistem perangkat lunak untuk berkomunikasi dan bertukar data secara terstruktur. Dalam konteks YYZU, API digunakan dalam pengembangan proyek fullstack dan integrasi layanan. |
| Docker | Platform containerization yang memungkinkan aplikasi dikemas bersama seluruh dependensinya ke dalam container yang portabel dan konsisten di berbagai lingkungan. Digunakan dalam proyek YYZU untuk memastikan konsistensi antara lingkungan development, staging, dan production. |
| Git | Sistem version control terdistribusi yang digunakan untuk melacak perubahan kode sumber selama pengembangan perangkat lunak. Seluruh proyek YYZU menggunakan Git sebagai standar kolaborasi tim. |
| SQL (Structured Query Language) | Bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengelola dan memanipulasi data dalam database relasional. Anggota YYZU wajib memahami dasar SQL untuk kebutuhan pengembangan backend dan analisis data. |
| SOLID | Lima prinsip desain dalam pemrograman berorientasi objek: Single Responsibility, Open-Closed, Liskov Substitution, Interface Segregation, dan Dependency Inversion. Prinsip ini menjadi standar kualitas kode dalam proyek YYZU. |
| OOP (Object-Oriented Programming) | Paradigma pemrograman yang mengorganisir kode ke dalam objek yang memiliki properti dan method. OOP menjadi fondasi kurikulum pemrograman YYZU untuk track backend dan mobile. |
| MVVM (Model-View-ViewModel) | Pola arsitektur perangkat lunak yang memisahkan antara logika bisnis (Model), tampilan (View), dan pengikat data (ViewModel). Digunakan sebagai standar arsitektur dalam pengembangan mobile di YYZU. |
| MVC (Model-View-Controller) | Pola arsitektur perangkat lunak yang memisahkan aplikasi menjadi tiga komponen utama: Model (data), View (tampilan), dan Controller (logika pengendalian). Digunakan dalam pengembangan web backend di YYZU. |
| REST (Representational State Transfer) | Gaya arsitektur untuk desain API yang menggunakan metode HTTP standar (GET, POST, PUT, DELETE) untuk operasi CRUD. REST API menjadi standar komunikasi antara frontend dan backend dalam proyek YYZU. |
| Framework | Kerangka kerja perangkat lunak yang menyediakan struktur dasar, library, dan tools untuk mempercepat pengembangan aplikasi. Contoh: Next.js, Laravel, Flutter. Anggota YYZU belajar menggunakan framework sesuai track yang dipilih. |
| Library | Kumpulan kode yang sudah ditulis sebelumnya dan dapat digunakan kembali untuk menjalankan fungsi tertentu tanpa harus menulis dari awal. Berbeda dengan framework, library dipanggil oleh kode pengguna, bukan sebaliknya. |
| Repository (Repo) | Penyimpanan digital yang berisi seluruh kode sumber, riwayat perubahan, dan konfigurasi proyek. Dalam YYZU, setiap project memiliki repository sendiri di GitHub organisasi. |
| Branch | Salinan terpisah dari kode dalam repository yang memungkinkan pengembangan paralel tanpa mempengaruhi kode utama. Anggota YYZU menggunakan branch sesuai konvensi yang ditetapkan dalam standar kolaborasi. |
| Deployment | Proses merilis dan menginstal aplikasi ke lingkungan produksi (server publik) sehingga dapat diakses oleh pengguna akhir. Setiap project YYZU wajib melalui tahapan testing sebelum deployment. |
| Frontend | Bagian aplikasi yang berinteraksi langsung dengan pengguna, mencakup tampilan visual dan interaksi UI. Track Frontend Development di YYZU mencakup HTML, CSS, JavaScript, dan framework modern. |
| Backend | Bagian aplikasi yang menangani logika bisnis, pemrosesan data, dan komunikasi dengan database. Track Backend Development di YYZU mencakup pemrograman server-side dan manajemen database. |
| Fullstack | Kemampuan mengembangkan baik sisi frontend maupun backend dari sebuah aplikasi. Track Fullstack Development di YYZU menggabungkan kurikulum frontend dan backend secara terintegrasi. |
| DevOps | Praktik yang menggabungkan pengembangan perangkat lunak (Development) dan operasi IT (Operations) untuk mempercepat siklus pengembangan dan meningkatkan kualitas deployment. Track DevOps di YYZU mencakup CI/CD, containerization, dan infrastruktur sebagai kode. |
| Database | Sistem penyimpanan data terstruktur yang memungkinkan penyimpanan, pengambilan, dan manipulasi data secara efisien. Anggota YYZU belajar menggunakan database relasional (PostgreSQL, MySQL) dan NoSQL (MongoDB) sesuai kebutuhan proyek. |
| UI/UX (User Interface/User Experience) | UI merujuk pada tampilan visual dan elemen interaktif aplikasi, sedangkan UX merujuk pada pengalaman keseluruhan pengguna saat berinteraksi dengan produk. Track UI/UX Design di YYZU mencakup riset pengguna, wireframing, prototyping, dan desain visual. |
Teknis
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Kanban Board | Papan visualisasi status seluruh task secara real-time yang digunakan dalam metodologi kerja Scrumban. Kolom minimal yang harus ada: Backlog, To Do, In Progress (dengan WIP Limit), In Review, dan Done. |
| WIP Limit | Pembatasan jumlah tugas aktif yang boleh dikerjakan oleh seorang anggota pada saat bersamaan (maksimal 2 task per anggota) untuk meminimalkan kemacetan (bottleneck) dan menjaga fokus kerja. |
| DoD (Definition of Done) | Kriteria kelayakan minimum yang wajib dipenuhi agar sebuah tugas/fitur dinyatakan benar-benar selesai. DoD mencakup aspek fungsionalitas, dokumentasi, review, dan testing. |
| PRD (Product Requirement Document) | Dokumen spesifikasi produk yang mendefinisikan visi, tujuan, fitur, dan kriteria rilis produk. PRD disusun tim selama fase Planning & Pitching. |
| MVP (Minimum Viable Product) | Versi paling sederhana dari produk yang memiliki fitur cukup untuk memenuhi kebutuhan pengguna awal dan mendapatkan validasi. |
| UAT (User Acceptance Testing) | Pengujian akhir yang dilakukan oleh Mentor untuk memvalidasi bahwa fitur memenuhi kebutuhan bisnis sebelum memberikan persetujuan akhir (sign-off). |
| HKI (Hak Kekayaan Intelektual) | Hak eksklusif atas kekayaan intelektual milik YYZU yang mencakup merek dagang, logo, identitas visual, kurikulum resmi, dan modul pembelajaran. |
| Sign-off | Persetujuan resmi dari Mentor bahwa deliverable memenuhi standar kualitas. Tanpa sign-off, project tidak dapat dinyatakan selesai. |
| Sprint Ceremony | Kumpulan sesi wajib yang dijalankan setiap sprint: Sprint Planning, Daily Sync, Sprint Review, dan Sprint Retrospective. |
| Project Scope | Batasan fitur dan deliverable yang disepakati dalam PRD. Perubahan scope harus melalui Divisi PM, tidak bisa sepihak. |
| Blocker | Hambatan yang menghentikan progres task. Blocker harus dieskalasi ke Project Leader dalam 24 jam. |
| Staging | Server uji coba tempat aplikasi di-deploy sebelum produksi. Seluruh fitur wajib lolos testing di staging sebelum release. |
| Production | Server publik tempat aplikasi final diakses oleh pengguna akhir. |
| Handoff | Proses penyerahan aset (kode, desain, dokumen) dari satu tim/pihak ke tim/pihak lain. |
Kemitraan
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Campus Partner | Mitra yang berfokus pada kolaborasi dengan institusi pendidikan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran. |
| Industry Partner | Mitra yang berfokus pada memberikan akses ke talenta yang berkembang di wadah YYZU. |
| Resource Partner | Mitra yang berfokus pada dukungan sumber daya untuk operasional YYZU. |
| Wadah | YYZU berperan sebagai wadah (platform/container) bagi talenta untuk berkembang, bukan sebagai penyalur (placement agency). YYZU memastikan talenta memiliki portofolio dan pengalaman project yang relevan, tetapi keputusan akhir penerimaan kerja berada di tangan perusahaan mitra. |
| Nirlaba | Sifat organisasi YYZU yang tidak mencari keuntungan. Seluruh kekayaan, aset, dan surplus pendapatan nirlaba YYZU dilarang dibagikan kepada Pendiri, Pengurus, Mentor, maupun anggota dan wajib dialokasikan sepenuhnya untuk pencapaian tujuan organisasi. |
Istilah Pembelajaran & Teknis
Istilah-istilah pendidikan, tingkat penguasaan, dan operasional proyek yang digunakan di seluruh ekosistem pembelajaran YYZU.
Istilah Pendidikan Utama (Core Educational Terms)
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Learning Architecture | Kerangka kerja dan cetak biru (blueprint) pendidikan induk yang menyatukan landasan filosofis, struktur kurikulum, asesmen, skema mentoring, dan tata kelola organisasi pembelajaran YYZU. |
| Knowledge Architecture | Peta relasional konsep pengetahuan (graf pengetahuan) per track yang mendefinisikan prasyarat (dependencies), titik konvergensi lintas disiplin, dan pertanyaan diagnostik tingkat lanjut. |
| Competency | Kemampuan abstrak, menyeluruh, dan tidak terikat pada satu teknologi tertentu (technology-agnostic) yang wajib dimiliki oleh anggota pada tingkatan level tertentu. |
| Capability | Keterampilan praktis spesifik yang dapat langsung diterapkan untuk menyelesaikan tugas-tugas mikro dalam pengerjaan proyek. |
| Evidence | Bukti konkret berbasis output fisik yang dapat diamati dan diverifikasi secara independen oleh assessor (contoh: pull request, file Figma, dokumen PRD). |
| Assessment | Proses evaluasi biner dan terstruktur terhadap evidence yang diajukan anggota untuk menentukan kelayakan naik level. |
| Foundation | Lapisan pengetahuan dasar lintas disiplin (universal) yang wajib dipahami oleh seluruh anggota sebelum berkolaborasi dalam proyek. |
| Module | Unit bahan ajar terstruktur yang berisi panduan teori, tutorial praktis, dan petunjuk tools untuk mencapai kompetensi tertentu. |
| Milestone | Titik pencapaian penting dalam alur pengerjaan proyek atau progresi belajar yang memiliki batas waktu dan kriteria penyelesaian (DoD). |
Istilah Tingkat Penguasaan (Mastery Levels)
Definisi kedalaman penguasaan kompetensi di YYZU (Bloom & Dreyfus):
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Level 1: Understand & Articulate | Mampu menjelaskan konsep secara logis dan mengidentifikasi kesalahan dasar. |
| Level 2: Apply & Execute | Mampu membangun solusi fungsional secara mandiri yang berjalan lancar tanpa error fundamental. |
| Level 3: Evaluate & Architect | Mampu mendesain arsitektur produk yang kompleks, menganalisis trade-off, dan memimpin kolaborasi tim. |
| Level 4: Peer Instruction & Knowledge Share | Mampu membagikan keahlian secara terstruktur kepada junior dan melakukan peer-review awal. |
Istilah Operasional & Proyek Tambahan
SBIN (Situation, Behavior, Impact, Next): Model umpan balik konstruktif yang digunakan Mentor saat memberikan feedback kepada member. Empat komponennya: Situation (situasi spesifik), Behavior (perilaku yang diamati), Impact (dampak perilaku tersebut), dan Next (langkah perbaikan yang diharapkan). Model ini menjadi standar komunikasi feedback di seluruh sesi mentoring YYZU.
Scrumban: Metodologi kerja gabungan yang menggabungkan struktur Sprint dari Scrum dengan visualisasi aliran kerja (Kanban Board) dan WIP Limit. YYZU menggunakan Scrumban untuk semua proyek agar transparan, fleksibel, dan terukur.
Istilah operasional proyek yang melengkapi definisi di bagian Proses & Mekanisme dan Teknis. Kategori ini mencakup istilah-istilah Scrum/Agile yang digunakan dalam siklus proyek YYZU.
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Epic | Kumpulan fitur atau inisiatif besar yang dipecah menjadi beberapa user story atau tugas lebih kecil. |
| User Story | Deskripsi singkat tentang kebutuhan pengguna dari sudut pandang pengguna akhir, biasanya dalam format "Sebagai [pengguna], saya ingin [aksi] agar [manfaat]". |
| Acceptance Criteria (AC) | Daftar kondisi spesifik yang harus dipenuhi agar user story dinyatakan selesai dan dapat diterima. |
| Sprint Planning | Pertemuan di awal sprint untuk menentukan tugas mana yang akan dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya. |
| Sprint Review | Pertemuan di akhir sprint untuk mendemonstrasikan hasil kerja kepada stakeholder dan mendapatkan feedback. |
| Sprint Retrospective | Pertemuan refleksi di akhir sprint untuk membahas apa yang berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan tindakan perbaikan. |
| Daily Stand-up | Pertemuan singkat harian (15 menit) di mana setiap anggota tim menjelaskan apa yang dikerjakan kemarin, hari ini, dan hambatan yang dihadapi. |
| Velocity | Jumlah rata-rata tugas atau story point yang diselesaikan oleh tim dalam satu sprint. |
| Burndown Chart | Grafik yang menunjukkan sisa pekerjaan dari waktu ke waktu selama sprint berlangsung. |
| Tech Debt | Akumulasi kompromi teknis yang dibuat untuk mempercepat pengembangan, yang jika tidak ditangani akan memperlambat fitur di masa depan. |
| Code Review | Proses pemeriksaan kode oleh rekan satu tim sebelum kode digabungkan ke branch utama untuk memastikan kualitas dan konsistensi. |
| CI/CD | Continuous Integration / Continuous Deployment - praktik mengotomatiskan proses pengujian dan deployment kode. |
| PR (Pull Request) | Permintaan formal untuk meninjau dan menggabungkan perubahan kode ke branch utama. |
Istilah Keuangan
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Bendahara | Pengurus yang bertanggung jawab mencatat penerimaan dan pengelolaan keuangan harian organisasi, menyusun laporan keuangan, dan mengelola kas. Saat ini dijabat oleh Founder YYZU sesuai ketentuan Masa Transisi (AD Pasal 43). |
| Dana Kelolaan | Total dana yang dikelola organisasi dalam satu tahun buku, termasuk dana dari sponsor, hibah eksternal, dan transfer keuntungan dari unit usaha turunan. |
| Audit Independen | Pemeriksaan laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen. Wajib dilakukan jika dana kelolaan melampaui Rp500 juta (ART Pasal 21). |
Lisensi Open-Source
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| MIT License | Lisensi open-source yang digunakan oleh seluruh proyek YYZU. Bersifat sangat permisif: pengguna bisa menggunakan, memodifikasi, dan mendistribusikan kode untuk tujuan apa saja tanpa wajib membuka kode modifikasi. Hanya mensyaratkan pencantuman copyright notice asli. Dipilih karena sederhana, umum di komunitas, dan tidak menghalangi kolaborasi dengan partner industri. |
Referensi Silang
Dokumen-dokumen yang menggunakan istilah-istilah di atas:
- Anggaran Dasar (AD) YYZU
- Anggaran Rumah Tangga (ART) YYZU
- Skema Project Management
- Mekanisme Mentoring
- Skema Kemitraan
- Struktur Organisasi YYZU
Referensi Dokumen Terkait
- Anggaran Dasar (AD) YYZU - Landasan hukum dan struktur organisasi
- Anggaran Rumah Tangga (ART) YYZU - Ketentuan operasional dan keanggotaan
- Mekanisme Mentoring - Mekanisme mentoring dan kontribusi mentor
- Skema Project Management - Framework pengelolaan project
- Skema Kemitraan - Mekanisme kemitraan eksternal
- Struktur Organisasi YYZU - Pembagian tanggung jawab peran
Owner: BPH YYZU - Approved by: Founder YYZU - Review: Per batch - Status: v1.6 - Active