YYZU LogoYYZU Ecosystem Wiki
Operasional DivisiSkema Project Management

Jenis Proyek di YYZU

Di YYZU, tidak semua proyek diciptakan sama. Lima kategori proyek -- dari Mini Project hingga Open Contribution -- dirancang dengan skala, durasi, dan tujuan belajar yang berbeda agar member bisa bertumbuh secara bertahap.


Di ekosistem YYZU, pengerjaan project dikelompokkan ke dalam lima kategori utama berdasarkan skala, durasi, dan tujuan belajarnya. Seluruh tim project wajib mengikuti karakteristik operasional berikut:


1. Mini Project

Mini Project adalah project kecil yang dirancang untuk melatih penerapan konsep dasar, pengenalan tools, kerja sama tim dasar, serta alur pengerjaan teknis awal. Ini berfungsi sebagai jembatan sebelum member masuk ke proyek berskala lebih besar.

  • Tujuan Utama: Melatih problem solving dasar, pembagian kerja tim (task ownership), komunikasi kelompok, pengenalan alur Git/design system dasar, pembuatan dokumentasi sederhana, presentasi demo, serta pembiasaan menerima feedback dan revisi.
  • Durasi Siklus: 6 Minggu
  • Pembagian Fase & Linimasa:
Fase PengerjaanDurasiMilestone PentingFokus Eksekusi
Learning / Foundation2 MingguCheckpoint Kesiapan TeknisAnggota mempelajari tools/konsep dasar yang spesifik untuk project
Problem DiscoveryBagian dari minggu ke-3Problem Discovery Document selesaiTim menerima tema, observasi lapangan/riset pengguna, identifikasi masalah, dan menyusun Problem Discovery Document sebelum masuk ke planning
Project Planning & PitchingSisa minggu ke-3Persetujuan Proposal oleh MentorMenyusun PRD berdasarkan hasil discovery, Wireframe awal, pitching ke Mentor, pembagian task, dan setup Kanban Board
Project Execution2 MingguCheckpoint Progres Tengah ProyekEksekusi pengerjaan, koordinasi harian dipimpin Project Leader, integrasi komponen
Review & Revision1 MingguDemo Presentasi & Final DeliveryDemo hasil project ke mentor, pencatatan feedback, perbaikan minor, dan penyusunan dokumentasi
  • Batasan & Contoh Scope: Project harus dirancang sesederhana mungkin agar realistis dapat diselesaikan penuh dalam 6 minggu. Contoh scope yang sesuai:
    • Landing page responsif sederhana.
    • Aplikasi CRUD sederhana (misalnya Todo App, Tracker Pengeluaran Sederhana).
    • Redesain UI 3-5 halaman aplikasi dengan Figma.
    • API endpoint sederhana dengan dokumentasi API (Postman/Swagger).
    • Purwarupa (prototype) mobile interaktif dasar.
    • Website dokumentasi statis sederhana.

Mini Project bukan tempat untuk membangun sistem berskala enterprise, arsitektur microservices, atau produk dengan proses bisnis yang rumit.


2. Collaborative Project

Collaborative Project adalah project dengan skala pengerjaan menengah yang melibatkan kolaborasi lintas disiplin dengan standar workflow industri yang lebih ketat.

  • Tujuan Utama: Melatih kolaborasi lintas peran, penerapan workflow Git modern (pull request, review code), desain sistem UI terintegrasi, manajemen tugas dengan Kanban Board, pengujian perangkat lunak, serta penyusunan dokumentasi teknis yang profesional.
  • Durasi Siklus: 8 hingga 12 Minggu
  • Linimasa Fase Pengerjaan:
    • Fase 1: Preparation & Team Setup (1 Minggu): Pembentukan tim, pengenalan anggota, penyelarasan cara kerja, penyediaan repositori git, dan setup workspace desain/project management.
    • Fase 2: Problem Discovery & Planning (1-2 Minggu): Tim melakukan validasi masalah berdasarkan tema yang ditetapkan Mentor, kemudian menerjemahkan temuan tersebut menjadi User Stories, Product Requirement Document (PRD) sederhana, Wireframe UI, dan skema database. Proses pitching kepada Mentor tetap wajib dilakukan sebelum eksekusi dimulai.
    • Fase 3: Development Sprint (4-6 Minggu): Siklus pengerjaan fitur secara iteratif melalui sprints (2 mingguan), koordinasi dipimpin Project Leader, dan pengawasan kualitas oleh divisi Product & Project Management.
    • Fase 4: Testing & Review (1-2 Minggu): Pengujian sistem terintegrasi, perbaikan bug (bug fixing), validasi kegunaan (usability testing), dan peninjauan teknis/desain oleh mentor.
    • Fase 5: Final Demo & Documentation (1 Minggu): Rilis produk akhir, demo pleno di hadapan mentor/ekosistem, penyerahan dokumentasi teknis lengkap, dan retro kelompok.

3. Internal Project

Internal Project adalah project pengembangan platform, infrastruktur, atau aplikasi penunjang operasional internal YYZU Community yang dikerjakan secara berkelompok oleh member terpilih.

  • Tujuan Utama: Membangun solusi nyata untuk kebutuhan riil YYZU (seperti dashboard keanggotaan, portal materi belajar, website profil utama) sambil memberikan member pengalaman membangun produk nyata yang digunakan pengguna asli.
  • Durasi Siklus: 2 hingga 3 Bulan per Fase (Pengembangan bertahap)
  • Estimasi Durasi per Fase: Fase 1-2: 4-6 minggu per fase. Fase 3-4: 6-8 minggu per fase. Fase 5: berkelanjutan (maintenance).
  • Fase Pengembangan Bertahap (Iterative Roadmap):
    • Fase 1 (MVP awal): Pembuatan Landing Page Utama YYZU dan portal pendaftaran.
    • Fase 2 (Showcase): Penambahan galeri karya proyek member (Showcase Portal).
    • Fase 3 (Member Area): Integrasi sistem login dan Dashboard Anggota.
    • Fase 4 (Management): Sistem manajemen admin sederhana untuk BPH.
    • Fase 5 (Maintenance): Pengoptimalan kinerja, pemeliharaan sistem, dan pembaruan berkala.

4. Real-World Project Development

Real-World Project Development adalah project yang berasal dari kebutuhan nyata pihak luar (partner industri, UMKM, atau institusi mitra), bukan dari tema internal yang ditetapkan BPH/Mentor. Mentor pada tipe project ini berperan sebagai penghubung ke client asli, bukan sebagai client simulasi.

  • Tujuan Utama: Memberikan member pengalaman bekerja dengan client sungguhan: requirement yang berubah berdasarkan kebutuhan bisnis nyata, ekspektasi profesional terhadap kualitas dan tenggat waktu, serta komunikasi langsung dengan stakeholder non-teknis.
  • Durasi Siklus: Mengikuti kesepakatan dengan partner, umumnya 8 hingga 16 minggu tergantung skala kebutuhan.
  • Perbedaan Kunci dari Collaborative Project:
    • Brief berasal dari partner eksternal, diterjemahkan oleh Divisi PM melalui sesi intake bersama partner sebelum masuk fase Foundation.
    • Perubahan scope mengikuti negosiasi nyata dengan partner (bukan simulasi Q&A Challenge), tetap melalui jalur Divisi PM sesuai Bagian 11 Skema PM.
    • Sign-off akhir membutuhkan persetujuan tertulis dari partner, selain dari Mentor.
  • Linimasa Fase Pengerjaan: Mengikuti seluruh Alur Kerja Project di Bagian 6 Skema PM (Foundation -> Problem Discovery & Pitching -> Execution & QA -> Release & Closing) tanpa modifikasi struktural, dengan dua penyesuaian:
    • Fase Problem Discovery diganti dengan Sesi Intake Partner: Divisi PM dan Project Leader bertemu langsung dengan partner untuk menggali requirement asli, bukan observasi lapangan mandiri.
    • Fase Release & Closing menambahkan Handover ke Partner: dokumentasi akses, kredensial, dan panduan maintenance diserahkan resmi ke partner.
  • Eligibilitas: Diprioritaskan untuk member yang sudah menyelesaikan minimal satu Collaborative Project, mengingat tingkat akuntabilitas terhadap pihak eksternal lebih tinggi.
  • Project Leader: Project Leader, dengan Divisi PM sebagai jalur komunikasi resmi tunggal ke partner (anggota tim tidak diperkenankan berkomunikasi langsung dengan partner tanpa melalui Divisi PM atau Project Leader).

5. Open-Source Contribution

Open-source contribution memiliki karakteristik unik (timeline eksternal, tidak ada Mentor sebagai client, deliverable ditentukan oleh maintainer repo), sehingga aktivitas ini tidak sepenuhnya mengikuti alur Skema PM, namun tetap memerlukan struktur minimal yang terukur.

  • Tujuan Utama: Melatih kemampuan membaca codebase orang lain, mengikuti contribution guidelines pihak eksternal, dan membangun portofolio kontribusi publik yang terverifikasi.
  • Durasi Siklus: Tidak tetap, bergantung pada kompleksitas issue yang dipilih, direkomendasikan 2 hingga 6 minggu per kontribusi.
  • Linimasa & Struktur Minimal:
FaseDurasi IndikatifAktivitasOutput
Eligibilitas & PendaftaranSebelum mulaiMember memastikan diri sudah menyelesaikan minimal satu Mini Project atau Collaborative Project, lalu mengajukan intent ke Divisi PM: repo target, issue yang dipilih, estimasi waktu.Intent kontribusi disetujui Divisi PM
Familiarisasi Repo2 - 4 hari di awalMembaca contribution guidelines, code style, dan riwayat PR terkait issue yang dipilih.Pemahaman dasar struktur repo
Pengerjaan & MonitoringSisa durasi kontribusiMember mengerjakan perubahan, melaporkan progres ke Divisi PM setiap dua minggu.Progress report berkala
Submisi & ReviewMengikuti timeline maintainerPR diajukan ke repo asli, menunggu review dari maintainer eksternal (di luar kendali YYZU).PR merged, ditolak, atau diminta revisi
Penutupan & RefleksiSetelah PR final diputuskanMember menyusun ringkasan learning, terlepas dari hasil PR merged atau ditolak.Link PR/commit + ringkasan learning
  • Project Leader: Project Leader (jika dilakukan sebagai tim kecil) atau member itu sendiri (jika mandiri), dengan Mentor sebagai advisor opsional.
  • Catatan: Karena maintainer eksternal tidak terikat pada timeline YYZU, kontribusi yang belum di-review dalam waktu lama tetap dianggap berjalan (in progress) selama member terus melaporkan status, bukan otomatis dianggap gagal.

6. Klasifikasi Aktivitas Ekosistem (Non-Project & Project)

Bagian 1 - 5 di atas mendefinisikan karakteristik tiap jenis project (Mini Project, Collaborative Project, Internal Project, Real-World Project Development, Open-Source Contribution) sebagai salah satu jenis aktivitas dalam ekosistem YYZU. Namun tidak seluruh aktivitas YYZU berbentuk project. Bagian ini memetakan seluruh 16 tipe aktivitas ekosistem YYZU, baik yang non-project maupun project-based, ke dalam tiga klaster, sehingga jelas aktivitas mana yang wajib mengikuti Skema PM secara penuh dan mana yang tidak.

6.1 Tiga Klaster Aktivitas

KlasterSifatContoh Aktivitas
A: Learning & SharingNon-project, berbasis pengetahuanStudy group, mentoring session, workshop, technical discussion, product discussion, industry sharing, career preparation
B: Review & SimulationNon-project, berbasis praktik terbatasCode review, design review, portfolio review, workflow simulation
C: Project-BasedBerbasis deliverable dan eksekusi timMini project, collaborative project, internal product development, real-world project development, open-source contribution

6.2 Klaster A: Learning & Sharing

Aktivitas di klaster ini bersifat non-project: tidak menghasilkan deliverable teknis, tidak membutuhkan Kanban Board atau sprint, dan tidak dijalankan dengan Skema Project Management.

A1. Study Group

  • Deskripsi: Sesi belajar bersama yang difasilitasi oleh anggota ekosistem, fokus pada topik tertentu sesuai track (Web Dev, UI/UX, PM, dll).
  • Format: 60 - 120 menit, dipimpin satu fasilitator (bisa member), bisa sinkron atau asinkron.
  • Output wajib: Catatan ringkasan sesi (summary notes) disimpan di Notion.
  • PIC: Divisi yang relevan (misal: Divisi Web Dev menyelenggarakan study group React).
  • Frekuensi: Sesuai kebutuhan batch atau inisiatif divisi.

A2. Mentoring Session

  • Deskripsi: Sesi bimbingan antara Mentor dengan member atau kelompok kecil, bersifat personal dan tematik.
  • Format: 30 - 90 menit, bisa 1-on-1 atau kelompok kecil (≤5 orang).
  • Output wajib: Action items yang disepakati, dicatat oleh member yang dibimbing.
  • PIC: Divisi SDM (koordinasi jadwal Mentor).

A3. Workshop

  • Deskripsi: Sesi hands-on terstruktur dengan instruktur, fokus pada penguasaan tool atau konsep tertentu dalam satu waktu.
  • Format: 2 - 4 jam, memiliki materi tertulis atau slide, disertai latihan praktis.
  • Output wajib: Materi workshop diarsipkan di Notion. Peserta mengumpulkan hasil latihan.
  • PIC: Divisi penyelenggara atau Mentor yang menjadi instruktur.

A4. Technical Discussion

  • Deskripsi: Diskusi teknis terfokus antara anggota ekosistem mengenai topik, teknologi, atau pendekatan tertentu. Bukan dalam konteks project yang sedang berjalan.
  • Format: 30 - 60 menit, bisa sinkron (Discord/meet) atau asinkron (thread Discord).
  • Output wajib: Ringkasan diskusi dan kesimpulan utama dicatat di Notion atau thread Discord yang dapat diakses ulang.
  • PIC: Inisiator diskusi bertanggung jawab membuat ringkasan.

A5. Product Discussion

  • Deskripsi: Diskusi berfokus pada product thinking: validasi ide, analisis use case, product strategy, atau fitur suatu produk digital. Berbeda dari Technical Discussion karena perspektifnya adalah produk, bukan implementasi teknis.
  • Format: 30 - 60 menit, bisa melibatkan lintas track (Dev, Design, PM).
  • Output wajib: Ringkasan diskusi beserta keputusan atau insight utama.
  • PIC: Inisiator atau Divisi Product & Project Management.

A6. Industry Sharing

  • Deskripsi: Sesi berbagi pengalaman dari praktisi industri (guest, Mentor, atau alumni), berupa cerita karier, insight dunia kerja, atau tren teknologi terkini.
  • Format: 60 - 90 menit. Bisa berupa talk, panel diskusi, atau Q&A session.
  • Output wajib: Ringkasan poin penting disimpan di Notion. Rekaman sesi (jika ada) diarsipkan.
  • PIC: Divisi yang relevan atau BPH sebagai penyelenggara.
  • Catatan: Pembicara eksternal harus dikoordinasikan dengan Founder/BPH terlebih dahulu.

A7. Career Preparation

  • Deskripsi: Aktivitas yang mempersiapkan member untuk memasuki dunia kerja: CV review, mock interview, portfolio critique, atau sesi career roadmap.
  • Format: Bervariasi. Bisa 1-on-1 (CV/portfolio review: 20 - 30 menit) atau sesi kelompok (mock interview: 60 - 90 menit).
  • Output wajib: Feedback tertulis yang diserahkan kepada member yang direview.
  • PIC: Divisi SDM, berkoordinasi dengan Mentor jika diperlukan.

6.3 Klaster B: Review & Simulation

Aktivitas di klaster ini bersifat praktik terbatas: menggunakan artefak nyata (kode, desain, portofolio) sebagai bahan, tetapi tidak dalam konteks sprint atau project yang sedang berjalan secara penuh.

B1. Code Review (Standalone)

  • Deskripsi: Review kualitas kode yang dilakukan di luar konteks project aktif. Bisa menggunakan kode pribadi member, kode lama, atau kode latihan.
  • Format: Async (via GitHub PR atau thread) atau sync (screen sharing, 30 - 60 menit).
  • Output wajib: Catatan feedback reviewer, disimpan di thread atau Notion.
  • PIC: Reviewer (Mentor atau senior member).

B2. Design Review (Standalone)

  • Deskripsi: Review terhadap desain UI/UX yang dilakukan di luar konteks project aktif.
  • Format: Async (via komentar Figma) atau sync (screen sharing, 30 - 60 menit).
  • Output wajib: Catatan feedback di Figma atau Notion.
  • PIC: Reviewer (Mentor atau senior member dengan track UI/UX).

B3. Portfolio Review

  • Deskripsi: Review menyeluruh terhadap portfolio member: website portfolio, GitHub profile, atau kumpulan project yang disiapkan untuk keperluan rekrutmen atau showcase.
  • Format: 30 - 45 menit per member, bisa dilakukan secara batch (review bersama beberapa member sekaligus).
  • Output wajib: Feedback tertulis yang memuat: apa yang sudah baik, apa yang perlu diperbaiki, dan prioritas perbaikan.
  • PIC: Divisi SDM atau Mentor.

B4. Workflow Simulation

  • Deskripsi: Simulasi proses kerja industri dalam format yang terkontrol dan terbatas waktu. Contoh: simulasi sprint planning, simulasi code review process, simulasi pitching ke client.
  • Format: 60 - 120 menit per sesi, dengan skenario yang disiapkan oleh fasilitator sebelumnya.
  • Output wajib: Debrief session setelah simulasi: apa yang berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki.
  • PIC: Divisi Product & Project Management (untuk simulasi project workflow) atau Divisi yang relevan.

6.4 Klaster C: Project-Based

Aktivitas di klaster ini mengikuti Skema Project Management sebagai framework eksekusi utama. Seluruh lima tipe project sudah memiliki bagian operasional lengkap masing-masing di Bagian 1 - 5:

Tipe ProjectDefinisi SingkatReferensi Detail
Mini ProjectProject kecil 6 minggu untuk melatih fundamental dan basic collaborationBagian 1
Collaborative ProjectProject menengah 8 - 12 minggu, lintas disiplin, standar workflow industriBagian 2
Internal Product DevelopmentPengembangan platform/infrastruktur internal YYZU, bertahapBagian 3
Real-World Project DevelopmentProject dari kebutuhan pihak luar (partner/industri), mengikuti alur project penuh dengan dua penyesuaian faseBagian 4
Open-Source ContributionKontribusi ke proyek open-source publik, dikerjakan mandiri atau sebagai tim kecilBagian 5

6.5 Matriks Referensi Cepat

AktivitasKlasterButuh Skema PM Penuh?PIC DefaultOutput Wajib
Study GroupATidakDivisi relevanSummary notes di Notion
Mentoring SessionATidakDivisi SDMAction items
WorkshopATidak (Kecuali bagian Foundation)Divisi/MentorMateri arsip + hasil latihan
Technical DiscussionATidakInisiatorRingkasan diskusi
Product DiscussionATidakInisiator / Divisi PMRingkasan + keputusan
Industry SharingATidakBPH / DivisiRingkasan + arsip rekaman
Career PreparationATidakDivisi SDMFeedback tertulis
Code Review (standalone)BTidakReviewerCatatan feedback
Design Review (standalone)BTidakReviewerCatatan feedback Figma/Notion
Portfolio ReviewBTidakDivisi SDM / MentorFeedback tertulis
Workflow SimulationBTidak (Kecuali bagian Foundation)Divisi PMDebrief notes
Mini ProjectCIyaProject LeaderSesuai Bagian 1
Collaborative ProjectCIyaProject LeaderSesuai Bagian 2
Internal Product DevelopmentCIyaProject LeaderSesuai Bagian 3
Real-World Project DevelopmentCIyaProject LeaderSesuai Bagian 4
Open-Source ContributionCParsialProject Leader + Mentor advisor

Referensi Dokumen Terkait

On this page

Last updated: Jul 5, 2026