YYZU LogoYYZU Ecosystem Wiki
YYZU Batch 1Learning & Curriculum

Materi Workshop YYZU Batch 1

Divisi: Learning & Curriculum Batch: 1 Tema Project: Economic & Education Durasi Batch: 18 minggu (12 Juli - 15 November 2026) Jumlah Workshop: 6 sesi Status: Draft v1.0


Daftar Workshop

#JudulTanggalHariJamDurasiFase
1Tools Dasar2 Agustus 2026Sabtu16:00 WIB2.5 jamMini Project
2Teknis Spesifik Track26 Agustus 2026Selasa20:00 WIB2.5 jamMini Project
3Persiapan Collaborative Project13 September 2026Sabtu16:00 WIB2.5 jamCollab Project
4Lanjutan16 September 2026Selasa20:00 WIB2.5 jamCollab Project
5Teknis Spesifik Track (Lanjutan)30 September 2026Selasa20:00 WIB2.5 jamCollab Project
6Persiapan Presentasi14 Oktober 2026Selasa20:00 WIB2 jamCollab Project

Workshop #1: Tools Dasar

Info Workshop

FieldDetail
Tanggal2 Agustus 2026
Waktu16:00 - 18:30 WIB
Durasi2.5 jam (150 menit)
Fase BatchMini Project (Minggu 3)
PICDivisi Learning & Curriculum + Divisi Event & Planning
PlatformDiscord/Google Meet

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti workshop ini, talenta mampu:

  1. Menggunakan Git dan GitHub untuk version control dasar (clone, commit, push, pull, branch, PR)
  2. Membuat wireframe sederhana menggunakan Figma
  3. Membuat dokumentasi project di Notion
  4. Mengatur task menggunakan Kanban Board

Agenda Detail

WaktuDurasiMateriAktivitas
16:00 - 16:055 menitPembukaanRegistrasi, brief agenda
16:05 - 16:4540 menitGit & GitHubPresentasi + hands-on
16:45 - 17:1530 menitFigmaPresentasi + hands-on
17:15 - 17:3520 menitNotionPresentasi + hands-on
17:35 - 17:5520 menitKanban BoardPresentasi + hands-on
17:55 - 18:1520 menitQ&ATanya jawab terbuka
18:15 - 18:3015 menitPenutupanRecap, checklist, next steps

Materi 1: Git & GitHub (40 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Pengenalan (5 menit)

  • Apa itu version control? Kenapa penting?
  • Git vs GitHub: Git = tools lokal, GitHub = platform hosting
  • Analogi: Git seperti "save game" tapi bisa balik ke save sebelumnya

Konsep Dasar (10 menit)

  • Repository: folder yang dipantau Git
  • Commit: snapshot perubahan pada satu titik waktu
  • Branch: jalur kerja terpisah untuk fitur baru
  • Pull Request: permintaan untuk merge branch ke main
  • Merge: menggabungkan perubahan dari satu branch ke branch lain

Demo Langsung (10 menit)

  • Fasilitator mendemonstrasikan alur kerja:
    1. Buat repository baru di GitHub
    2. Clone ke lokal: git clone <url>
    3. Buat perubahan pada file
    4. Stage: git add .
    5. Commit: git commit -m "pesan deskriptif"
    6. Push: git push origin main
    7. Buat branch baru: git checkout -b feature/nama-fitur
    8. Push branch: git push origin feature/nama-fitur
    9. Buat Pull Request di GitHub

Hands-on: Buat Repo dan Push First Commit (15 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buka github.com, login dengan akun masing-masing
  2. Klik "New Repository"
  3. Nama repo: yyzu-batch1-mini-project-[nama-kamu]
  4. Pilih "Public", centang "Add a README file"
  5. Clone repo ke lokal (gunakan terminal atau VS Code)
  6. Buat file baru bernama notes.md, isi dengan:
    # Mini Project YYZU Batch 1
    ## Nama: [nama kamu]
    ## Track: [track kamu]
    ## Ide Project: [ide sederhana]
  7. Stage, commit, dan push file tersebut
  8. Buka GitHub, pastikan file sudah muncul

Catatan Fasilitator

  • Pastikan semua peserta sudah install Git sebelum workshop. Kirim panduan install H-3.
  • Jika ada peserta yang stuck, minta bantuan peserta lain (peer learning).
  • Tunjukkan cara resolve error umum: authentication, merge conflict sederhana.
  • Untuk peserta non-dev, tekankan bahwa GitHub juga bisa untuk dokumentasi, bukan hanya kode.

Materi 2: Figma (30 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Pengenalan (5 menit)

  • Apa itu Figma? Tools desain berbasis browser, gratis untuk penggunaan dasar.
  • Kenapa semua orang perlu tahu Figma? Kolaborasi real-time, industri standar.
  • Bukan hanya untuk designer. Developer, PM, dan QA juga pakai Figma.

Fitur Dasar (10 menit)

  • Frame: "canvas" untuk setiap halaman/layar
  • Shape tools: rectangle, circle, line
  • Text tool: heading, body, label
  • Component: elemen yang bisa dipakai ulang (tombol, kartu, navbar)
  • Prototyping: menghubungkan frame dengan interaksi (klik, scroll)

Demo Langsung (5 menit)

  • Fasilitator mendemonstrasikan:
    1. Buat project baru di Figma
    2. Buat frame mobile (375x812)
    3. Tambahkan rectangle untuk header
    4. Tambahkan text untuk judul
    5. Duplikasi frame untuk halaman kedua
    6. Hubungkan frame dengan prototyping (klik header, pindah ke halaman 2)

Hands-on: Buat Wireframe Sederhana (10 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buka figma.com, login dengan akun masing-masing
  2. Buat project baru: "YYZU Mini Project Wireframe"
  3. Buat frame mobile (375x812)
  4. Buat wireframe untuk halaman utama mini project kamu:
    • Header dengan judul project
    • 3-4 card atau elemen konten
    • Navigasi di bagian bawah
  5. Simpan dan share link ke Notion project doc

Catatan Fasilitator

  • Figma gratis, tapi peserta harus daftar akun dulu. Kirim link pendaftaran H-3.
  • Untuk peserta track UI/UX, ini adalah pengulangan. Minta mereka bantu peserta lain.
  • Fokus pada wireframe, bukan visual design yang sempurna. Yang penting struktur.
  • Tunjukkan shortcut: R (rectangle), T (text), F (frame), Ctrl+D (duplicate).

Materi 3: Notion (20 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Pengenalan (3 menit)

  • Notion: workspace all-in-one untuk dokumentasi, catatan, dan kolaborasi
  • Kenapa pakai Notion di YYZU? Standar organisasi, terintegrasi dengan workflow

Fitur Dasar (7 menit)

  • Page: halaman dokumen utama
  • Block: elemen dalam page (text, heading, table, checklist, callout)
  • Database: tabel data yang bisa difilter dan di-sort
  • Template: page yang bisa diduplikasi
  • Share & permission: atur siapa yang bisa akses

Demo Langsung (5 menit)

  • Fasilitator mendemonstrasikan:
    1. Buat page baru: "Mini Project Documentation"
    2. Tambahkan heading, text, dan checklist
    3. Buat database sederhana (table) untuk task tracker
    4. Set page ke public/shareable
    5. Copy link

Hands-on: Buat Project Doc (5 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buka Notion workspace masing-masing
  2. Buat page baru: "Mini Project - [nama project]"
  3. Isi dengan template berikut:
    • Section "Overview": nama project, track, tema (Economic/Education)
    • Section "Problem Statement": masalah yang ingin diselesaikan
    • Section "Target User": siapa yang akan pakai
    • Section "Progress": checklist task mingguan
  4. Share page (opsional, bisa private dulu)

Catatan Fasilitator

  • Kirim template Notion yang sudah jadi ke peserta sebelum workshop.
  • Untuk peserta yang belum punya akun, bantu proses registrasi.
  • Tekankan bahwa dokumentasi project adalah bagian dari assessment.

Materi 4: Kanban Board (20 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Pengenalan (5 menit)

  • Apa itu Kanban? Metode visual untuk mengatur alur kerja
  • Kenapa pakai Kanban? Lihat semua task, tahu yang sedang dikerjakan, hindari overcommit
  • Tools yang bisa dipakai: Notion Board, Trello, GitHub Projects

Konsep Dasar (5 menit)

  • Column: kolom status (To Do, In Progress, Done, Blocked)
  • Card: satu task atau item pekerjaan
  • WIP Limit: batas jumlah task yang boleh "In Progress" sekaligus
  • Swimlane: pengelompokan card berdasarkan kategori

Demo Langsung (5 menit)

  • Fasilitator mendemonstrasikan (gunakan Notion Board atau Trello):
    1. Buat board baru
    2. Buat 4 kolom: Backlog, To Do, In Progress, Done
    3. Buat 3 card dummy
    4. Pindahkan card dari satu kolom ke kolom lain
    5. Tambahkan label dan deadline pada card

Hands-on: Setup Board Masing-masing (5 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat Kanban board baru (Notion Board atau Trello)
  2. Buat kolom: Backlog, To Do (Sprint Ini), In Progress, Done
  3. Buat card untuk task pertama mini project kamu:
    • "Setup repository"
    • "Buat wireframe"
    • "Tulis problem statement"
  4. Pindahkan "Setup repository" ke Done (karena sudah dikerjakan di materi Git)

Catatan Fasilitator

  • Rekomendasikan Notion Board agar terintegrasi dengan project doc.
  • Jelaskan bahwa Kanban board ini akan dipakai selama Mini Project dan Collab Project.
  • Perlihatkan contoh Kanban board yang sudah terisi dari batch sebelumnya (jika ada).

Materi 5: Q&A (20 menit)

Panduan Fasilitator

  • Buka sesi dengan pertanyaan pancingan: "Ada yang bingung atau mau klarifikasi?"
  • Jika sepi, tanyakan hal spesifik: "Ada yang Git-nya error tadi? Figma-nya susah?"
  • Kumpulkan pertanyaan di chat, jawab satu per satu
  • Jika ada pertanyaan teknis yang kompleks, arahkan ke Study Group selanjutnya
  • Tutup dengan recap: apa yang sudah dipelajari, apa yang harus dilakukan sebelum event berikutnya

Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)

  • Kirim undangan workshop H-7 (26 Juli)
  • Kirim panduan install Git H-3 (30 Juli)
  • Kirim link registrasi Figma H-3 (30 Juli)
  • Kirim template Notion project doc H-3 (30 Juli)
  • Pastikan semua peserta punya akun GitHub, Figma, Notion H-1 (1 Agustus)
  • Siapkan slide/dokumen presentasi
  • Test platform (Discord/Meet) dan screen sharing H-1
  • Siapkan breakout room jika diperlukan
  • Kirim reminder di grup H-1 (1 Agustus)

Checklist Post-Workshop

  • Verifikasi semua peserta sudah push commit pertama ke GitHub
  • Verifikasi semua peserta sudah punya wireframe di Figma
  • Verifikasi semua peserta sudah buat project doc di Notion
  • Verifikasi semua peserta sudah setup Kanban board
  • Kirim recap dan link rekaman (jika ada) di grup


Workshop #2: Teknis Spesifik Track

Info Workshop

FieldDetail
Tanggal26 Agustus 2026
Waktu20:00 - 22:30 WIB
Durasi2.5 jam (150 menit)
Fase BatchMini Project (Minggu 7, Execution)
PICDivisi Learning & Curriculum + Divisi Event & Planning
PlatformDiscord/Google Meet

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti workshop ini, talenta mampu:

  1. Mengatasi tantangan teknis spesifik pada track masing-masing
  2. Menggunakan tools dan framework yang relevan dengan track
  3. Menerapkan best practices dalam Mini Project

Format Workshop

BagianDurasiKeterangan
Presentasi per track30 menitFasilitator/mentor menjelaskan konsep dan best practices
Hands-on120 menitPeserta langsung implement di Mini Project masing-masing

Struktur Sesi

WaktuDurasiAktivitas
20:00 - 20:055 menitPembukaan, brief agenda
20:05 - 20:3530 menitPresentasi materi track (per ruang terpisah)
20:35 - 22:15100 menitHands-on: implementasi langsung di project
22:15 - 22:2510 menitWrap-up per track: apa yang sudah dicapai, apa yang jadi blocker
22:25 - 22:305 menitPenutupan, next steps

Setup Ruang

Setiap track punya ruang/breakout room terpisah. Fasilitator atau mentor track hadir di setiap ruang. Jika mentor tidak cukup, gabungkan track yang mirip (contoh: Web Dev + Mobile, PM + Digital Product).


Track: Web Development

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Responsive Design (10 menit)

    • Mobile-first approach: desain untuk mobile dulu, baru scale up
    • Breakpoint standar: 375px (mobile), 768px (tablet), 1024px (desktop)
    • CSS media query: cara pakai, contoh kode
    • Flexbox dan Grid untuk layout responsif
  2. CSS Framework (10 menit)

    • Kenapa pakai framework? Konsistensi, kecepatan, responsive out-of-the-box
    • Bootstrap vs Tailwind CSS: perbandingan singkat
    • Cara install dan setup Tailwind (rekomendasi untuk project baru)
    • Contoh: buat card responsif dengan Tailwind
  3. Deployment (10 menit)

    • Kenapa deploy? Project harus bisa diakses publik untuk assessment
    • Netlify: drag-and-drop deployment, custom domain gratis
    • Vercel: deploy dari GitHub, automatic preview per PR
    • Demo: deploy satu project ke Netlify dalam 2 menit

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Implementasikan responsive design pada Mini Project (30 menit)
    • Pastikan layout berfungsi di mobile dan desktop
    • Gunakan media query atau framework
  2. Setup CSS framework jika belum (20 menit)
    • Install Tailwind atau Bootstrap
    • Refactor komponen yang sudah ada
  3. Deploy Mini Project ke Netlify atau Vercel (20 menit)
    • Buat akun Netlify/Vercel
    • Connect ke GitHub repo
    • Pastikan project live dan bisa diakses
  4. Polish dan fix issue yang muncul (30 menit)
    • Test di berbagai screen size
    • Fix layout yang rusak

Track: UI/UX Design

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Advanced Prototyping (10 menit)

    • Prototype vs mockup: mockup statis, prototype bisa diklik
    • Interaction di Figma: click, drag, hover, smart animate
    • Multi-flow prototype: alur utama, alur alternatif, error state
    • Tips: jangan over-prototype, fokus pada flow utama
  2. Design System (10 menit)

    • Apa itu design system? Kumpulan komponen, pattern, dan guideline
    • Komponen dasar: color palette, typography, spacing, iconography
    • Membuat component library di Figma: button, card, input, navbar
    • Consistency: pastikan semua elemen punya style yang sama
  3. Usability Testing (10 menit)

    • Apa itu usability testing? Minta orang lain pakai desain kamu
    • Kapan test? Sebelum finalisasi, idealnya setelah prototype jadi
    • Cara sederhana: 5 orang test, catat apa yang bikin mereka bingung
    • Template catatan: task yang diberikan, waktu selesai, error yang terjadi, feedback

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat advanced prototype untuk Mini Project (40 menit)
    • Hubungkan semua halaman dengan interaksi
    • Tambahkan transition dan animasi sederhana
    • Buat minimal 1 alur utama yang bisa diklik end-to-end
  2. Buat design system sederhana (30 menit)
    • Tentukan color palette (maksimal 5 warna)
    • Tentukan typography (2 font: heading + body)
    • Buat 5 komponen reusable: button, card, input, navbar, footer
  3. Lakukan usability testing mini (30 menit)
    • Minta 1-2 teman test prototype kamu
    • Berikan 3 task sederhana
    • Catat hasilnya di Notion project doc

Track: Product Management

Materi Presentasi (30 menit)

  1. User Story Mapping (10 menit)

    • Apa itu user story mapping? Visualisasi alur user dari perspektif mereka
    • Struktur: Activities > User Stories > Tasks
    • Contoh untuk tema Education: Activity "Daftar Kelas" > Story "Sebagai siswa, saya ingin mencari kelas berdasarkan topik" > Tasks
    • Tools: sticky notes (offline) atau Miro/FigJam (online)
  2. Acceptance Criteria (10 menit)

    • Apa itu acceptance criteria? Kriteria spesifik yang harus dipenuhi agar story dianggap selesai
    • Format Given-When-Then:
      • Given: kondisi awal
      • When: aksi yang dilakukan user
      • Then: hasil yang diharapkan
    • Contoh: Given user sudah login, When user klik "Simpan", Then data tersimpan dan muncul notifikasi sukses
  3. Stakeholder Management (10 menit)

    • Siapa stakeholder di Mini Project? Mentor, peer, target user
    • Cara manage ekspektasi: komunikasi rutin, update progres, minta feedback awal
    • Handling feedback negatif: dengar, klarifikasi, prioritas, respond
    • Template update: apa yang sudah selesai, apa yang sedang dikerjakan, apa yang jadi blocker

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat user story map untuk Mini Project (40 menit)
    • Identifikasi 3-5 activities utama user
    • Break down jadi user stories (minimal 10)
    • Prioritaskan: must-have, nice-to-have, bisa nanti
  2. Tulis acceptance criteria untuk 5 stories utama (30 menit)
    • Gunakan format Given-When-Then
    • Pastikan criteria spesifik dan bisa di-test
  3. Buat stakeholder update pertama (30 menit)
    • Tulis di Notion: progres, rencana, blocker
    • Share ke mentor atau peer untuk feedback

Track: Quality Assurance

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Advanced Test Case Writing (10 menit)

    • Test case yang baik: spesifik, reproducible, independent
    • Komponen: test ID, description, preconditions, steps, expected result, actual result
    • Boundary testing: test di batas minimum dan maksimum
    • Negative testing: test input yang salah, edge case
  2. Automation Intro (10 menit)

    • Kenapa automation? Konsistensi, kecepatan, bisa diulang
    • Kapan automation vs manual? Automation untuk regression, manual untuk exploratory
    • Tools sederhana: browser developer tools, Postman untuk API testing
    • Intro singkat ke Playwright atau Cypress (konsep, bukan coding mendalam)
  3. Bug Reporting (10 menit)

    • Template bug report: summary, steps to reproduce, expected vs actual, severity, screenshot
    • Severity level: critical (app crash), major (fitur tidak jalan), minor (cosmetic), trivial (typo)
    • Tips: satu bug per report, reproduce dulu sebelum report, attach bukti

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat test plan untuk Mini Project (30 menit)
    • Identifikasi 10 test scenarios utama
    • Tulis test case detail untuk 5 scenarios
    • Gunakan template yang sudah diajarkan
  2. Lakukan manual testing pada Mini Project sendiri (40 menit)
    • Jalankan semua test case
    • Catat hasil: pass/fail
    • Report bug yang ditemukan
  3. Buat bug report untuk minimal 2 issue (30 menit)
    • Gunakan template bug report
    • Attach screenshot
    • Assign severity

Track: Data & AI

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Data Visualization (10 menit)

    • Kenapa visualisasi? Data tanpa visualisasi sulit dipahami
    • Jenis chart: bar (perbandingan), line (tren), pie (proporsi), scatter (korelasi)
    • Tools: Chart.js, Recharts, D3.js (intro), Google Sheets chart
    • Tips: pilih chart yang sesuai dengan data, jangan terlalu banyak warna
  2. API Integration (10 menit)

    • Apa itu API? Cara dua aplikasi saling bicara
    • REST API: GET (ambil data), POST (kirim data), PUT (update), DELETE (hapus)
    • Cara fetch data dari API: fetch() di JavaScript, contoh kode
    • Error handling: apa yang terjadi jika API gagal? Loading state, error message
  3. Storytelling with Data (10 menit)

    • Data storytelling: menyampaikan insight dari data secara naratif
    • Struktur: konteks (apa yang terjadi), insight (kenapa penting), rekomendasi (apa yang harus dilakukan)
    • Contoh: "Penggunaan aplikasi naik 40% setelah redesign. Insight: UX improvement berdampak langsung. Rekomendasi: lanjutkan iterasi pada fitur X."

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat chart/grafik untuk Mini Project (40 menit)
    • Pilih data yang relevan dengan tema Economic/Education
    • Buat minimal 2 jenis chart berbeda
    • Pastikan chart punya label, judul, dan warna yang jelas
  2. Integrasi API sederhana (30 menit)
    • Gunakan public API (contoh: data.go.id untuk data ekonomi, atau mock API)
    • Fetch data dan tampilkan di halaman
    • Handle loading dan error state
  3. Buat data story sederhana (30 menit)
    • Tulis narasi 1 paragraf berdasarkan data yang divisualisasikan
    • Sertakan insight dan rekomendasi
    • Tambahkan ke Notion project doc

Track: Software Development

Materi Presentasi (30 menit)

  1. API Design (10 menit)

    • Prinsip REST: resource-based URL, HTTP methods, stateless
    • Naming convention: /api/v1/users, /api/v1/products
    • Request & response format: JSON standar
    • Documentation: swagger/OpenAPI intro, Postman collection
  2. Database Schema Design (10 menit)

    • Relational vs non-relational: kapan pakai yang mana?
    • Entity-relationship: tabel, kolom, relasi (one-to-many, many-to-many)
    • Normalization dasar: hindari duplikasi data
    • Contoh: schema untuk app Education (tabel users, courses, enrollments, reviews)
  3. Error Handling (10 menit)

    • Kenapa error handling penting? User experience, debugging, security
    • Try-catch pattern: tangkap error, log, tampilkan pesan yang user-friendly
    • HTTP status code: 200 (ok), 201 (created), 400 (bad request), 401 (unauthorized), 404 (not found), 500 (server error)
    • Global error handler: middleware untuk tangkap semua error

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Desain API endpoints untuk Mini Project (30 menit)
    • List semua resource (user, product, transaction, dll)
    • Tentukan endpoint, method, dan response untuk setiap resource
    • Dokumentasikan di Notion
  2. Buat database schema (40 menit)
    • Identifikasi entitas utama
    • Gambar ERD sederhana (bisa pakai dbdiagram.io atau draw.io)
    • Implementasikan schema (SQL atau ORM)
  3. Implementasi error handling (30 menit)
    • Tambahkan try-catch pada semua API call
    • Buat error response yang konsisten
    • Test dengan input yang tidak valid

Track: Mobile Development

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Responsive Layouts (10 menit)

    • Mobile layout patterns: single column, tab navigation, bottom sheet
    • Safe area: hindari notch dan home indicator
    • Orientation: portrait vs landscape, kapan handle yang mana
    • Tools: Flutter LayoutBuilder, React Native Dimensions API
  2. State Management (10 menit)

    • Apa itu state? Data yang berubah seiring waktu (login status, form input, API response)
    • Kenapa state management penting? Konsistensi data antar halaman
    • Pattern sederhana: useState/useContext (React Native), setState + Provider (Flutter)
    • Kapan state lokal vs global?
  3. Testing (10 menit)

    • Jenis testing mobile: unit test, widget test, integration test
    • Unit test: test fungsi/logika tanpa UI
    • Widget test: test komponen UI
    • Tools: Flutter test, Jest + React Native Testing Library

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Implementasi responsive layout (30 menit)
    • Pastikan app berfungsi di ukuran layar berbeda
    • Test di emulator/responsive mode
  2. Refactor state management (40 menit)
    • Identifikasi state yang perlu dikelola
    • Implementasi state management yang sesuai
    • Pastikan state konsisten antar halaman
  3. Tulis unit test sederhana (30 menit)
    • Minimal 5 unit test untuk fungsi utama
    • Jalankan test dan pastikan semua pass

Track: DevOps & Cloud

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Docker Basics (15 menit)

    • Apa itu Docker? Mengemas aplikasi + dependencies jadi satu unit
    • Kenapa pakai Docker? Konsisten di semua environment
    • Konsep: image (template), container (instance running), Dockerfile (instruksi build)
    • Perintah dasar: docker build, docker run, docker ps, docker stop
  2. CI/CD Pipeline (15 menit)

    • Apa itu CI/CD? Automasi build, test, dan deploy
    • Continuous Integration: setiap push kode, otomatis build dan test
    • Continuous Deployment: setiap merge ke main, otomatis deploy
    • Tools: GitHub Actions (gratis untuk public repo)
    • Contoh pipeline: push > build > test > deploy

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat Dockerfile untuk Mini Project (40 menit)
    • Pilih base image yang sesuai (node:18-alpine, python:3.11-slim)
    • Copy source code, install dependencies, expose port
    • Build dan run container di lokal
  2. Buat GitHub Actions workflow (40 menit)
    • Buat file .github/workflows/ci.yml
    • Konfigurasi: trigger on push, build step, test step
    • Push dan verifikasi workflow jalan di GitHub Actions
  3. Test dan fix (20 menit)
    • Pastikan Docker build berhasil
    • Pastikan CI pipeline pass
    • Fix error jika ada

Track: Creative Technology

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Animation (10 menit)

    • Jenis animasi: CSS animation, JavaScript animation, library (GSAP, Framer Motion)
    • Prinsip animasi yang baik: tujuan jelas, tidak berlebihan, performa baik
    • Contoh: fade-in saat scroll, hover effect, loading animation
    • Accessibility: prefers-reduced-motion
  2. Interactive Media (10 menit)

    • Web interactivity: click, hover, scroll, drag
    • Canvas API dan WebGL: intro untuk visual interaktif
    • Audio/Video API: kontrol media di browser
    • Contoh: interactive infographic untuk tema Economic
  3. Accessibility (10 menit)

    • Apa itu web accessibility? Memastikan semua orang bisa akses, termasuk disabilitas
    • WCAG standar: Perceivable, Operable, Understandable, Robust
    • Praktik dasar: alt text, keyboard navigation, color contrast, semantic HTML
    • Tools: Lighthouse audit, axe DevTools

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Tambahkan animasi pada Mini Project (40 menit)
    • Pilih 2-3 elemen yang perlu animasi
    • Implementasikan dengan CSS atau library
    • Pastikan animasi tidak mengganggu usability
  2. Buat elemen interaktif (30 menit)
    • Tambahkan minimal 1 elemen interaktif (quiz, chart interaktif, drag-and-drop)
    • Pastikan berfungsi di mobile dan desktop
  3. Jalankan accessibility audit (30 menit)
    • Pakai Lighthouse di Chrome DevTools
    • Fix issue yang ditemukan
    • Tambahkan alt text, label, dan ARIA attributes

Track: Digital Product

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Business Model Canvas (15 menit)

    • 9 blok BMC: Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partners, Cost Structure
    • Contoh untuk app Education: siapa user-nya? value apa yang ditawarkan? bagaimana monetisasi?
    • BMC bukan hanya untuk startup. Untuk Mini Project, BMC membantu pikirkan sustainability.
  2. Competitive Analysis (15 menit)

    • Kenapa competitive analysis? Tahu siapa kompetitor, apa kekuatan dan kelemahan mereka
    • Template: 5-10 kompetitor, fitur utama, pricing, strength, weakness
    • Tools: Google search, SimilarWeb, Product Hunt
    • Differentiation: apa yang bikin project kamu berbeda?

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat Business Model Canvas untuk Mini Project (40 menit)
    • Isi semua 9 blok
    • Fokus pada Value Proposition dan Customer Segments
    • Presentasikan ke 1 teman untuk feedback
  2. Lakukan competitive analysis (40 menit)
    • Cari 5 produk serupa di tema Economic/Education
    • Isi template competitive analysis
    • Identifikasi gap dan opportunity
  3. Tulis positioning statement (20 menit)
    • Format: "Untuk [target user] yang [need], [project] adalah [category] yang [benefit]. Tidak seperti [competitor], kami [differentiator]."
    • Tambahkan ke Notion project doc

Track: Technology Collaboration

Materi Presentasi (30 menit)

  1. Git Workflow untuk Tim (15 menit)

    • Branching strategy: Git Flow vs GitHub Flow
    • Rekomendasi YYZU: GitHub Flow (lebih sederhana)
      • main: branch produksi, selalu deployable
      • feature/[nama]: branch untuk setiap fitur
      • Pull Request: review sebelum merge ke main
    • Convention: nama branch, commit message, PR description
    • Conflict resolution: cara resolve merge conflict
  2. Code Review Standards (15 menit)

    • Kenapa code review? Tangkap bug lebih awal, sharing knowledge, konsistensi kode
    • Apa yang di-review? Logic, naming, structure, performance, security
    • Cara memberikan feedback: spesifik, constructive, berikan alternatif
    • Template PR description: apa yang diubah, kenapa, cara test

Hands-on (100 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Praktik branching workflow (30 menit)
    • Buat branch feature/[nama-fitur]
    • Buat perubahan, push, buat PR
    • Minta teman review PR kamu
  2. Lakukan code review untuk PR teman (30 menit)
    • Baca kode, berikan komentar konstruktif
    • Gunakan GitHub review feature
    • Approve atau request changes
  3. Buat collaboration guide sederhana (40 menit)
    • Tulis di Notion: branching strategy tim, commit convention, review process
    • Include template PR description
    • Share ke tim

Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)

  • Koordinasi dengan mentor per track untuk ketersediaan H-7
  • Siapkan breakout room per track H-3
  • Kirim brief ke peserta: "Pilih track yang relevan, siapkan Mini Project" H-3
  • Siapkan slide/dokumen per track
  • Pastikan mentor/koordinator track sudah punya materi H-1
  • Test platform dan breakout room H-1
  • Kirim reminder di grup H-1

Checklist Post-Workshop

  • Kumpulkan progress update dari setiap track
  • Dokumentasikan pertanyaan yang belum terjawab
  • Kirim recap per track di grup
  • Follow up dengan peserta yang tidak hadir


Workshop #3: Persiapan Collaborative Project

Info Workshop

FieldDetail
Tanggal13 September 2026
Waktu16:00 - 18:30 WIB
Durasi2.5 jam (150 menit)
Fase BatchCollaborative Project (Minggu 9, Foundation)
PICDivisi Learning & Curriculum + Divisi Event & Planning
PlatformDiscord/Google Meet

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti workshop ini, talenta mampu:

  1. Merencanakan sprint yang efektif dalam tim
  2. Berkomunikasi secara async dengan tim menggunakan tools yang tepat
  3. Membagi task secara adil berdasarkan kapasitas dan kompetensi
  4. Melakukan design review dan code review lintas role
  5. Membuat sprint plan pertama untuk Collaborative Project

Agenda Detail

WaktuDurasiMateriAktivitas
16:00 - 16:055 menitPembukaanRegistrasi, brief agenda
16:05 - 16:3530 menitSprint Planning EfektifPresentasi + diskusi
16:35 - 17:0530 menitKomunikasi TimPresentasi + hands-on
17:05 - 17:2520 menitPembagian TaskPresentasi + diskusi
17:25 - 17:5530 menitDesign & Code Review Lintas RolePresentasi + simulasi
17:55 - 18:2530 menitHands-on: Sprint PlanTim kerja bersama
18:25 - 18:305 menitPenutupanRecap, checklist, next steps

Materi 1: Sprint Planning Efektif dalam Tim (30 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Apa itu Sprint Planning? (5 menit)

  • Sprint planning adalah sesi di mana tim memutuskan apa yang akan dikerjakan dalam sprint berikutnya
  • Durasi sprint di YYZU: 1-2 minggu
  • Output: daftar task yang jelas, siapa mengerjakan apa, definisi selesai

Elemen Sprint Planning yang Baik (10 menit)

  • Review backlog: apa yang sudah ada, apa yang prioritas
  • Estimasi task: berapa lama setiap task? Gunakan t-shirt size (S, M, L, XL) atau story point
  • Capacity planning: berapa jam setiap anggota bisa contribute minggu ini?
  • Commitment: tim sepakat target sprint, bukan dipaksakan dari atas

Common Mistakes (5 menit)

  • Terlalu banyak task: lebih baik sedikit selesai daripada banyak setengah jalan
  • Tidak ada acceptance criteria: "sudah selesai" harus definisi jelas
  • Tidak review sprint sebelumnya: selalu mulai dengan retro sprint sebelumnya
  • Semua task untuk developer: desain, testing, dokumentasi juga masuk sprint

Sprint Ceremony di YYZU (10 menit)

  • Sprint Planning: awal sprint, tentukan task
  • Daily Standup: update harian (async di grup, 3 pertanyaan)
    1. Apa yang sudah dikerjakan kemarin?
    2. Apa yang akan dikerjakan hari ini?
    3. Ada blocker?
  • Sprint Review: akhir sprint, demo hasil kerja
  • Sprint Retrospective: akhir sprint, refleksi proses (what went well, what to improve)

Diskusi (5 menit)

Tanya ke peserta: "Dari pengalaman Mini Project, apa yang paling susah dalam mengatur waktu dan task? Apa yang ingin diperbaiki di Collab Project?"


Materi 2: Komunikasi Tim (30 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Kenapa Komunikasi Itu Kunci? (5 menit)

  • Tim yang hebat secara teknis bisa gagal kalau komunikasi buruk
  • Remote collaboration butuh effort lebih karena tidak ada bahasa tubuh
  • Komunikasi yang baik = proyek yang on track

Daily Standup Async (10 menit)

  • Format async: update di grup chat setiap hari sebelum jam tertentu (contoh: 12:00 WIB)
  • Template standup:
    [Nama] | [Tanggal]
    ✅ Done: [apa yang sudah selesai]
    🔄 Today: [apa yang akan dikerjakan]
    🚧 Blocker: [ada masalah?]
  • Aturan: wajib update, tidak boleh skip, ringkas (3-5 baris maksimal)
  • Tools: Discord channel khusus tim, Notion update, atau WhatsApp group

Tools Komunikasi Tim (10 menit)

  • Chat harian: Discord/WhatsApp (komunikasi cepat)
  • Dokumentasi: Notion (keputusan, meeting notes, progress)
  • Task management: Kanban Board (To Do, In Progress, Done)
  • Code: GitHub (PR, issue, review)
  • Design: Figma (sharing prototype, comment)
  • Video call: Discord/Google Meet (diskusi kompleks, sprint ceremony)

Aturan Komunikasi (5 menit)

  • Response time: chat urgent (1 jam), chat biasa (4 jam), email (24 jam)
  • Escalation: kalau blocked lebih dari 1 hari, segera kabari tim
  • Documentation: setiap keputusan penting harus dicatat di Notion
  • Respect: kritik ide, bukan orang. Gunakan "Menurut saya..." bukan "Kamu salah..."

Hands-on (5 menit)

Instruksi untuk peserta:

  1. Buat channel/grup komunikasi untuk tim masing-masing (Discord/WhatsApp)
  2. Buat template daily standup di Notion
  3. Tentukan jam update standup harian (sepakati bersama)
  4. Buat page Notion untuk meeting notes tim

Materi 3: Pembagian Task yang Adil (20 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Prinsip Pembagian Task (10 menit)

  • Berdasarkan kompetensi: siapa yang paling bisa mengerjakan task ini?
  • Berdasarkan kapasitas: siapa yang punya waktu paling banyak minggu ini?
  • Berdasarkan growth: siapa yang perlu belajar skill baru? Beri task yang menantang tapi achievable
  • Berdasarkan beban: jangan satu orang kebanyakan task, distribusi harus merata

Role dalam Tim Collab Project (5 menit)

  • Project Lead (PL): koordinasi, sprint planning, stakeholder update
  • Developer: coding, API, database
  • Designer: UI/UX, wireframe, prototype
  • PM: user story, acceptance criteria, product thinking
  • QA: testing, bug report, quality assurance
  • Catatan: satu orang bisa handle beberapa role jika tim kecil

Tips Pembagian Task (5 menit)

  • Tulis semua task di Kanban board sebelum dibagi
  • Diskusikan bersama, jangan PL yang menentukan sendiri
  • Setiap task harus punya: deskripsi, acceptance criteria, deadline, assignee
  • Review beban kerja setiap sprint planning: siapa yang overloaded?

Diskusi (5 menit)

Minta setiap tim diskusi: "Siapa yang handle role apa? Apakah ada yang merasa keberatan atau butuh bantuan?"


Materi 4: Design Review & Code Review Lintas Role (30 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Kenapa Review Lintas Role? (5 menit)

  • Developer yang review desain = catch feasibility issue lebih awal
  • Designer yang review kode = catch UX issue lebih awal
  • PM yang review keduanya = pastikan sesuai requirement
  • QA yang review semua = pastikan bisa di-test

Design Review (10 menit)

  • Siapa yang review? Minimal developer dan PM
  • Yang di-review: layout, flow, component consistency, responsive behavior
  • Format: designer presentasikan desain (5 menit), reviewer feedback (10 menit)
  • Feedback template:
    • Yang sudah bagus: [sebutkan]
    • Saran perbaikan: [sebutkan, dengan alasan]
    • Pertanyaan: [apa yang belum jelas?]

Code Review (10 menit)

  • Siapa yang review? Minimal 1 developer lain, idealnya PM juga
  • Yang di-review: logic, naming, structure, error handling, performance
  • Format: buka PR, reviewer baca kode, berikan komentar inline
  • Feedback template:
    • Approve: kode sudah bagus, bisa merge
    • Comment: ada pertanyaan atau saran, tidak blocking
    • Request changes: ada issue yang harus diperbaiki sebelum merge

Simulasi Singkat (5 menit)

  • Fasilitator tunjukkan contoh PR di GitHub
  • Demo cara memberikan review: comment inline, approve, request changes
  • Tunjukkan contoh feedback yang baik vs buruk

Hands-on (5 menit)

Setiap tim:

  1. Tentukan reviewer untuk setiap role (siapa review desain, siapa review kode)
  2. Buat template PR description yang akan dipakai tim
  3. Buat aturan review: minimal 1 approval sebelum merge

Materi 5: Hands-on Sprint Plan Pertama (30 menit)

Instruksi untuk Tim

Setiap tim mengerjakan sprint plan pertama untuk Collaborative Project. Fasilitator dan mentor berkeliling membantu.

Langkah-langkah:

  1. Review problem statement dan rencana project (5 menit)

    • Apa yang ingin dibangun?
    • Siapa target user?
    • Apa tema: Economic atau Education?
  2. Break down project jadi fitur utama (10 menit)

    • Minimal 5 fitur utama
    • Prioritaskan: must-have (MVP), nice-to-have, bisa nanti
    • Tulis di Kanban board
  3. Buat sprint plan untuk sprint pertama (10 menit)

    • Sprint 1 (Minggu 9-10): apa yang harus selesai?
    • Contoh target sprint 1: setup repo tim, buat wireframe, buat database schema, buat API skeleton
    • Assign task ke anggota tim
    • Set deadline per task
  4. Tentukan standup time dan review schedule (5 menit)

    • Jam berapa daily standup?
    • Kapan sprint review?
    • Kapan sprint retrospective?

Output yang Diharapkan

Setiap tim harus punya:

  • Kanban board dengan task sprint 1 sudah diisi
  • Setiap task punya assignee dan deadline
  • Jadwal standup harian sudah disepakati
  • Jadwal sprint review sudah disepakati

Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)

  • Pastikan semua tim sudah terbentuk H-7 (6 September)
  • Kirim brief: "Siapkan problem statement dan ide project" H-3
  • Siapkan template sprint plan di Notion H-3
  • Koordinasi dengan mentor untuk hadir H-1
  • Pastikan setiap tim punya breakout room H-1
  • Kirim reminder di grup H-1

Checklist Post-Workshop

  • Verifikasi semua tim punya Kanban board dengan task terisi
  • Verifikasi semua tim punya jadwal standup
  • Kumpulkan sprint plan dari semua tim
  • Follow up tim yang belum selesai sprint plan


Workshop #4: Lanjutan

Info Workshop

FieldDetail
Tanggal16 September 2026
Waktu20:00 - 22:30 WIB
Durasi2.5 jam (150 menit)
Fase BatchCollaborative Project (Minggu 10, Foundation)
PICDivisi Learning & Curriculum + Divisi Event & Planning
PlatformDiscord/Google Meet

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti workshop ini, talenta mampu:

  1. Mendesain API yang konsisten dan terdokumentasi
  2. Merancang database schema untuk project tim
  3. Menggunakan branching strategy yang tepat dalam tim
  4. Memahami dasar CI/CD pipeline

Agenda Detail

WaktuDurasiMateriAktivitas
20:00 - 20:055 menitPembukaanRegistrasi, brief agenda
20:05 - 20:5045 menitAPI Design & IntegrationPresentasi + demo
20:50 - 21:2030 menitDatabase Schema DesignPresentasi + hands-on
21:20 - 21:5030 menitVersion Control Branching StrategyPresentasi + simulasi
21:50 - 22:1525 menitCI/CD Pipeline DasarPresentasi + demo
22:15 - 22:2510 menitHands-on: ImplementasiTim langsung terapkan
22:25 - 22:305 menitPenutupanRecap, next steps

Materi 1: API Design & Integration (45 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

API Design Principles (15 menit)

  • RESTful API: standar industri untuk komunikasi client-server
  • Resource-based URL:
    • /api/v1/users untuk data pengguna
    • /api/v1/courses untuk data kursus (Education)
    • /api/v1/transactions untuk data transaksi (Economic)
  • HTTP Methods:
    • GET: ambil data (baca)
    • POST: buat data baru
    • PUT/PATCH: update data yang sudah ada
    • DELETE: hapus data
  • Response format: JSON dengan struktur konsisten
    {
      "status": "success",
      "data": { ... },
      "message": "Data berhasil diambil"
    }
  • Error response:
    {
      "status": "error",
      "data": null,
      "message": "User tidak ditemukan"
    }

API Documentation (10 menit)

  • Kenapa dokumentasi penting? Tim lain (frontend) butuh tahu cara pakai API
  • Tools: Swagger/OpenAPI (standar industri), Postman Collection (lebih mudah)
  • Minimal yang harus didokumentasikan: endpoint, method, parameter, response, contoh
  • Demo: buat Postman collection sederhana

API Integration Best Practices (10 menit)

  • Loading state: tampilkan spinner/skeleton saat data sedang diambil
  • Error handling: tampilkan pesan error yang user-friendly, bukan stack trace
  • Caching: simpan data yang sering diakses untuk mengurangi request
  • Rate limiting: jangan terlalu banyak request sekaligus
  • Versioning: pakai /v1/, /v2/ untuk backward compatibility

Demo: End-to-End API Flow (10 menit)

  • Fasilitator mendemonstrasikan:
    1. Buat endpoint GET /api/v1/products
    2. Buat endpoint POST /api/v1/products
    3. Test dengan Postman
    4. Fetch dari frontend dengan JavaScript
    5. Tampilkan data di halaman
    6. Handle loading dan error

Materi 2: Database Schema Design (30 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Database untuk Project Tim (10 menit)

  • Pilihan database: PostgreSQL, MySQL (relational), MongoDB (non-relational)
  • Rekomendasi YYZU: PostgreSQL untuk project yang butuh relasi data (kebanyakan project Economic/Education)
  • Managed database: Supabase (gratis, PostgreSQL + API otomatis), PlanetScale, Neon

Schema Design Process (10 menit)

  1. Identifikasi entitas: apa saja "benda" dalam project? (user, product, order, review)
  2. Tentukan atribut: apa saja data yang disimpan per entitas?
  3. Tentukan relasi: bagaimana entitas saling terhubung?
    • One-to-many: satu user punya banyak order
    • Many-to-many: satu siswa bisa ambil banyak kursus
  4. Normalisasi: hindari duplikasi data

Contoh Schema untuk Education Track (5 menit)

users (id, name, email, role, created_at)
courses (id, title, description, instructor_id, category, price)
enrollments (id, user_id, course_id, enrolled_at, status)
lessons (id, course_id, title, content, order)
progress (id, user_id, lesson_id, completed_at)
reviews (id, user_id, course_id, rating, comment)

Contoh Schema untuk Economic Track (5 menit)

users (id, name, email, created_at)
products (id, name, description, price, category, seller_id)
transactions (id, user_id, product_id, amount, status, created_at)
budgets (id, user_id, category, amount, period)
expenses (id, user_id, budget_id, amount, note, date)

Hands-on (langsung terapkan di materi terakhir)


Materi 3: Version Control Branching Strategy dalam Tim (30 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

GitHub Flow untuk Tim Kecil (10 menit)

  • Branch main: kode produksi, selalu dalam kondisi deployable
  • Branch feature/[nama]: satu branch per fitur, contoh: feature/user-login, feature/course-list
  • Alur kerja:
    1. Buat branch dari main
    2. Kerjakan fitur di branch tersebut
    3. Push branch ke GitHub
    4. Buat Pull Request ke main
    5. Minta review dari minimal 1 tim
    6. Merge setelah approve
    7. Hapus branch yang sudah merge

Convention Tim (10 menit)

  • Branch naming: feature/, fix/, hotfix/, docs/
    • Contoh: feature/add-course-page, fix/login-error, docs/update-readme
  • Commit message: verb + deskripsi singkat
    • Contoh: "add course list page", "fix login validation error"
    • Jangan: "update", "fix", "asdfgh" (tidak deskriptif)
  • PR description:
    ## Apa yang diubah
    - Menambahkan halaman daftar kursus
    
    ## Kenapa
    - User perlu bisa melihat kursus yang tersedia
    
    ## Cara test
    1. Buka halaman /courses
    2. Pastikan daftar kursus muncul
    3. Klik salah satu kursus, pastikan ke halaman detail

Merge Conflict: Cara Handle (5 menit)

  • Kenapa conflict terjadi? Dua orang edit file yang sama
  • Cara resolve:
    1. Pull branch terbaru dari main
    2. Buka file yang conflict
    3. Cari marker <<<<<<<, =======, >>>>>>>
    4. Pilih kode yang benar, hapus marker
    5. Commit dan push
  • Pencegahan: pull main secara rutin, komunikasi siapa edit file apa

Demo (5 menit)

  • Fasilitator mendemonstrasikan:
    1. Buat branch feature/demo
    2. Edit file, commit, push
    3. Buat PR di GitHub
    4. Minta 1 peserta review
    5. Merge setelah approve

Materi 4: CI/CD Pipeline Dasar (25 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Apa itu CI/CD? (5 menit)

  • Continuous Integration (CI): setiap kali kode di-push, otomatis build dan test
  • Continuous Deployment (CD): setiap kali kode di-merge ke main, otomatis deploy
  • Manfaat: tangkap error lebih awal, deploy lebih sering, kurangi human error

GitHub Actions: CI Gratis untuk Tim (10 menit)

  • GitHub Actions: fitur automasi bawaan GitHub
  • Gratis untuk public repo dan 2000 menit/bulan untuk private repo
  • Workflow ditulis dalam YAML
  • Trigger: on push, on pull request, on schedule

Contoh Workflow Sederhana (10 menit)

name: CI Pipeline

on:
  push:
    branches: [main]
  pull_request:
    branches: [main]

jobs:
  build-and-test:
    runs-on: ubuntu-latest

    steps:
      - uses: actions/checkout@v4

      - name: Setup Node.js
        uses: actions/setup-node@v4
        with:
          node-version: '20'

      - name: Install dependencies
        run: npm install

      - name: Run tests
        run: npm test

      - name: Build
        run: npm run build

Penjelasan per step:

  1. Checkout: ambil kode dari repo
  2. Setup Node.js: install runtime
  3. Install dependencies: install package
  4. Run tests: jalankan test otomatis
  5. Build: build project untuk deployment

Hands-on (langsung terapkan di materi terakhir)


Materi 5: Hands-on Implementasi (10 menit)

Instruksi untuk Tim

Setiap tim langsung menerapkan materi yang sudah dipelajari. Fasilitator dan mentor berkeliling membantu.

Prioritas Implementasi (pilih yang paling relevan):

  1. Tim dengan backend developer: buat API endpoint pertama + database schema
  2. Tim tanpa backend: setup Supabase atau mock API, buat database schema di dbdiagram.io
  3. Semua tim: pastikan branching strategy sudah disepakati dan PR template sudah dibuat
  4. Semua tim: buat file .github/workflows/ci.yml sederhana (bisa dummy dulu)

Output yang Diharapkan:

  • Database schema (minimal di diagram, idealnya sudah diimplementasi)
  • API endpoint pertama (minimal 1 GET dan 1 POST)
  • Branching strategy tertulis di Notion
  • CI workflow file di repo (bisa belum jalan, yang penting struktur sudah ada)

Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)

  • Kirim brief: "Siapkan repo tim, pastikan semua anggota punya access" H-3
  • Siapkan contoh schema dan API untuk demo H-1
  • Test CI workflow dummy H-1
  • Koordinasi dengan mentor H-1
  • Kirim reminder di grup H-1

Checklist Post-Workshop

  • Verifikasi semua tim punya database schema
  • Verifikasi semua tim punya minimal 1 API endpoint
  • Verifikasi branching strategy sudah diterapkan
  • Follow up tim yang butuh bantuan teknis


Workshop #5: Teknis Spesifik Track (Lanjutan)

Info Workshop

FieldDetail
Tanggal30 September 2026
Waktu20:00 - 22:30 WIB
Durasi2.5 jam (150 menit)
Fase BatchCollaborative Project (Minggu 12, Execution)
PICDivisi Learning & Curriculum + Divisi Event & Planning
PlatformDiscord/Google Meet

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti workshop ini, talenta mampu:

  1. Mengatasi tantangan teknis spesifik yang muncul selama Collaborative Project
  2. Mengimplementasikan fitur lanjutan sesuai tema track (Economic/Education)
  3. Menerapkan testing strategy, performance optimization, dan accessibility

Format Workshop

Workshop ini berbeda dari Workshop #2. Peserta langsung implement di project tim, bukan lagi simulasi. Fasilitator dan mentor fokus pada troubleshooting dan guidance.

BagianDurasiKeterangan
Brief singkat10 menitOverview materi, bagi ruang per tema
Hands-on per tema track100 menitTim langsung implement di project
Cross-cutting session20 menitTesting, performance, accessibility
Wrap-up20 menitPresentasi progres, next steps

Struktur Sesi

WaktuDurasiAktivitas
20:00 - 20:1010 menitBrief: overview materi, bagi ke breakout room
20:10 - 21:50100 menitHands-on per tema track
21:50 - 22:1020 menitCross-cutting: testing, performance, accessibility
22:10 - 22:2515 menitWrap-up: setiap tim share 1 hal yang dicapai
22:25 - 22:305 menitPenutupan, next steps

Economic Track: Materi & Hands-on

Tantangan yang Sering Muncul di Project Economic:

1. Integrasi Data Dummy (30 menit)

  • Kenapa data dummy? API data ekonomi nyata belum tentu tersedia atau gratis
  • Tools: JSON Server, Faker.js, MockAPI.io
  • Cara kerja: buat file JSON atau endpoint palsu yang struktur datanya mirip data asli
  • Contoh data Economic: harga produk, riwayat transaksi, anggaran bulanan

Hands-on:

  1. Buat file db.json dengan data dummy sesuai project
  2. Setup JSON Server: npx json-server --watch db.json --port 3001
  3. Fetch data dari JSON Server di frontend
  4. Pastikan data tampil dengan benar

2. Chart/Grafik Interaktif (40 menit)

  • Library: Chart.js (sederhana), Recharts (React), D3.js (advanced)
  • Jenis chart untuk project Economic:
    • Line chart: tren pengeluaran per bulan
    • Bar chart: perbandingan budget per kategori
    • Pie chart: proporsi pengeluaran
    • Doughnut: ringkasan alokasi dana
  • Interaktivitas: hover untuk detail, klik untuk filter, zoom untuk periode tertentu

Hands-on:

  1. Install library chart (contoh: npm install chart.js react-chartjs-2)
  2. Buat komponen chart yang menerima data dari API
  3. Tambahkan interaksi: hover tooltip, legend, responsive sizing
  4. Pastikan chart responsif di mobile

3. Form Validation (30 menit)

  • Form di project Economic: input transaksi, edit budget, registrasi user
  • Validasi client-side: cek sebelum kirim ke server (instant feedback)
  • Validasi server-side: cek di backend (keamanan)
  • Library: React Hook Form + Zod, Formik + Yup, atau validasi manual
  • Contoh validasi: angka harus positif, format tanggal, email valid, field wajib diisi

Hands-on:

  1. Buat form untuk input data (contoh: tambah transaksi)
  2. Tambahkan validasi: required field, format, range
  3. Tampilkan error message di bawah setiap field
  4. Disable tombol submit jika ada error

Education Track: Materi & Hands-on

Tantangan yang Sering Muncul di Project Education:

1. Real-time Features (40 menit)

  • Kenapa real-time? Kolaborasi belajar, notifikasi, chat, live update
  • Tools: Socket.io (WebSocket), Firebase Realtime Database, Supabase Realtime
  • Use case di Education:
    • Notifikasi: "guru mengupload materi baru"
    • Live progress: "siswa lain sedang mengerjakan quiz"
    • Chat: diskusi antar siswa

Hands-on:

  1. Pilih pendekatan: Socket.io (custom) atau Firebase (mudah)
  2. Setup koneksi real-time di backend
  3. Implementasi 1 fitur real-time (contoh: notifikasi saat ada materi baru)
  4. Test dengan membuka 2 browser/tab sekaligus

2. File Upload (30 menit)

  • Use case: upload materi, tugas, foto profil, sertifikat
  • Tools: multer (Node.js), FormData API (frontend)
  • Storage: local (development), cloud (Supabase Storage, Cloudinary, AWS S3)
  • Pertimbangan: ukuran file, tipe file, keamanan

Hands-on:

  1. Buat form upload file di frontend
  2. Implementasi endpoint upload di backend
  3. Simpan file dan tampilkan link/preview
  4. Tambahkan validasi: tipe file (jpg, png, pdf), ukuran maksimal (5MB)

3. Responsive Lintas Device (30 menit)

  • Tantangan: Education platform dipakai di HP, tablet, dan laptop
  • Test di: mobile (375px), tablet (768px), desktop (1024px+)
  • Pattern: collapsible sidebar, bottom navigation di mobile, tab navigation di tablet
  • Font size: minimal 14px untuk body text di mobile

Hands-on:

  1. Test project di 3 ukuran layar berbeda
  2. Catat layout yang rusak atau tidak nyaman
  3. Fix minimal 3 issue responsive
  4. Pastikan semua fitur bisa diakses di mobile

Cross-Cutting: Semua Track (20 menit)

Materi ini berlaku untuk semua tim, baik Economic maupun Education.

1. Testing Strategy (7 menit)

  • Unit test: test fungsi/logika individual (developer)
  • Integration test: test antar komponen/API (developer)
  • Manual test: test alur user end-to-end (QA + semua)
  • Prioritas test: fitur utama dulu, edge case belakangan
  • Target: minimal 50% fitur utama sudah di-test sebelum Demo Day

2. Performance Optimization (7 menit)

  • Lazy loading: load komponen/diagram hanya saat dibutuhkan
  • Image optimization: compress gambar, pakai format WebP
  • Minimize API call: caching, batch request
  • Lighthouse score: target minimal 70 untuk performance

3. Accessibility (6 menit)

  • Alt text untuk semua gambar
  • Keyboard navigation untuk semua interaksi
  • Color contrast ratio minimal 4.5:1
  • Label untuk semua form input
  • Semantic HTML: pakai heading, button, link yang benar

Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)

  • Survey tantangan teknis tim H-7 (23 September). Kirim form: "Apa challenge terbesar di project kamu?"
  • Siapkan materi berdasarkan hasil survey H-3
  • Koordinasi dengan mentor per tema track H-1
  • Siapkan breakout room per tema (Economic, Education) H-1
  • Kirim reminder di grup H-1

Checklist Post-Workshop

  • Kumpulkan progres update dari semua tim
  • Dokumentasikan tantangan yang belum teratasi
  • Siapkan follow-up session jika diperlukan
  • Kirim recap di grup


Workshop #6: Persiapan Presentasi

Info Workshop

FieldDetail
Tanggal14 Oktober 2026
Waktu20:00 - 22:00 WIB
Durasi2 jam (120 menit)
Fase BatchCollaborative Project (Minggu 14, Execution)
PICDivisi PM + Divisi Event & Planning
PlatformDiscord/Google Meet

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti workshop ini, talenta mampu:

  1. Menyusun struktur presentasi yang efektif untuk Demo Day
  2. Menceritakan produk dengan storytelling yang menarik
  3. Mendemo produk secara live dengan percaya diri
  4. Menjawab pertanyaan dari juri atau audiens dengan tenang

Agenda Detail

WaktuDurasiMateriAktivitas
20:00 - 20:055 menitPembukaanRegistrasi, brief agenda
20:05 - 20:2520 menitStruktur Presentasi EfektifPresentasi + contoh
20:25 - 20:4520 menitStorytelling untuk ProdukPresentasi + latihan
20:45 - 21:0520 menitCara Demo yang MenarikPresentasi + demo
21:05 - 21:2015 menitTips Handling PertanyaanPresentasi + simulasi
21:20 - 21:5030 menitHands-on: Buat DeckTim kerja bersama
21:50 - 22:0010 menitRehearsal Singkat1-2 tim presentasi

Materi 1: Struktur Presentasi yang Efektif (20 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Kenapa Struktur Penting? (3 menit)

  • Audiens (juri, mentor, peserta lain) punya waktu terbatas
  • Struktur yang jelas membantu audiens mengikuti alur cerita
  • Format yang teruji: Problem, Solution, Demo, Impact

Problem (5 menit)

  • Buka dengan masalah yang ingin diselesaikan
  • Tunjukkan bahwa masalah ini nyata dan relevan
  • Contoh: "Di Indonesia, 60% UMKM tidak punya akses ke literasi keuangan yang memadai. Mereka kesulitan mengatur cashflow dan akhirnya bangkrut di tahun pertama."
  • Tips: pakai data, cerita personal, atau studi kasus

Solution (5 menit)

  • Jelaskan solusi yang kamu tawarkan
  • Tunjukkan bagaimana solusi ini menyelesaikan masalah
  • Contoh: "Kami membangun aplikasi budgeting sederhana yang dirancang khusus untuk UMKM. Dengan interface yang mudah dipahami dan fitur pencatatan otomatis."
  • Tips: fokus pada value, bukan fitur. "User bisa X" bukan "Kami punya fitur Y"

Demo (4 menit)

  • Tunjukkan produk beraksi
  • Demo alur utama user, bukan semua fitur
  • Tips di materi selanjutnya

Impact (3 menit)

  • Tunjukkan dampak potensial dari produk
  • Metrik: berapa user yang terbantu, efisiensi yang tercipta, skala yang mungkin
  • Contoh: "Jika 1000 UMKM menggunakan aplikasi ini, estimasi 30% dari mereka bisa bertahan lebih dari 1 tahun."
  • Selaraskan dengan tema batch: dampak di bidang Economic atau Education

Materi 2: Storytelling untuk Produk (20 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Kenapa Storytelling? (5 menit)

  • Manusia mengingat cerita 22x lebih baik daripada fakta (Stanford research)
  • Produk tanpa cerita = produk tanpa emosi = mudah dilupakan
  • Storytelling bukan berbohong. Ini tentang menyampaikan value dengan cara yang manusiawi.

Struktur Cerita Produk (10 menit)

  1. Karakter: siapa user kamu? Beri nama, profil singkat
    • Contoh: "Ini Bu Sari, pemilik warung di Medan. Setiap malam dia mencatat pengeluaran di buku tulis."
  2. Konflik: apa masalah yang dihadapi karakter?
    • Contoh: "Tapi Bu Sari sering kehilangan buku catatannya. Dia tidak tahu berapa untung atau rugi bulan ini."
  3. Resolusi: bagaimana produk menyelesaikan masalah?
    • Contoh: "Dengan aplikasi kami, Bu Sari cukup input pengeluaran lewat HP. Semua data tersimpan aman dan dia bisa lihat laporan kapan saja."
  4. Transformasi: apa yang berubah setelah pakai produk?
    • Contoh: "Sekarang Bu Sari tahu persis berapa keuntungannya. Dia bisa ambil keputusan bisnis yang lebih baik."

Tips Storytelling (5 menit)

  • Mulai dari user, bukan teknologi. "Bu Sari butuh..." bukan "Kami menggunakan React..."
  • Gunakan bahasa sederhana, hindari jargon teknis
  • Tunjukkan emosi: frustrasi (masalah), lega (solusi), senang (hasil)
  • Latihan: presentasikan cerita produk ke teman dalam 2 menit

Latihan Singkat (dalam presentasi)

Minta 2-3 volunteer menceritakan produk mereka dalam 2 menit. Feedback dari peserta lain.


Materi 3: Cara Demo yang Menarik (20 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Prinsip Demo yang Baik (5 menit)

  • Demo bukan walkthrough semua fitur. Demo adalah bukti bahwa solusi bekerja.
  • Fokus pada 1-2 alur utama user, bukan semua halaman
  • Latihan demo minimal 3 kali sebelum hari H
  • Siapkan backup: rekam demo sebagai video cadangan jika live demo gagal

Persiapan Demo (5 menit)

  • Siapkan data dummy yang realistis (bukan "test123" atau "lorem ipsum")
  • Bersihkan UI: hapus console log, perbaiki typo, pastikan loading cepat
  • Tentukan alur:
    1. Mulai dari masalah (1 menit)
    2. Buka aplikasi, login (30 detik)
    3. Tunjukkan fitur utama (2-3 menit)
    4. Tunjukkan hasil/impact (30 detik)
  • Total: 4-5 menit per demo

Tips Saat Demo (5 menit)

  • Bicara ke audiens, bukan ke layar
  • Jelaskan apa yang sedang dilakukan: "Sekarang saya klik tombol untuk menambah transaksi..."
  • Jika error terjadi: tenang, jelaskan, coba fix atau skip ke bagian berikutnya
  • Zoom in: perbesar font atau zoom browser agar audiens bisa lihat detail
  • Gunakan cursor highlight atau zoom tool

Demo Day Format di YYZU (5 menit)

  • Waktu per tim: 8-10 menit presentasi + 5 menit Q&A
  • Urutan presentasi: Problem (2 menit) > Solution (2 menit) > Demo (4 menit) > Impact (2 menit)
  • Penilaian: MVP functionality, teamwork evidence, presentation quality, thematic relevance

Materi 4: Tips Handling Pertanyaan (15 menit)

Talking Points untuk Fasilitator

Jenis Pertanyaan yang Sering Muncul (5 menit)

  • Teknis: "Kenapa pakai tech stack X?" "Bagaimana handle error Y?"
  • Produk: "Siapa target user?" "Bagaimana monetisasinya?"
  • Tim: "Bagaimana pembagian kerja?" "Apa tantangan terbesar?"
  • Reflektif: "Apa yang akan dilakukan berbeda jika mulai lagi?"

Cara Menjawab (5 menit)

  • Dengarkan pertanyaan sampai selesai, jangan potong
  • Jika tidak yakin: "Itu pertanyaan bagus. Untuk saat ini kami belum explore area itu, tapi ke depannya..."
  • Jika tidak tahu: "Kami belum riset mendalam soal itu. Bisa diberi saran?" (lebih baik jujur daripada mengarang)
  • Berikan jawaban singkat dan langsung, tidak perlu cerita panjang
  • Gunakan data atau contoh konkret

Simulasi (5 menit)

  • Fasilitator ajukan 3 pertanyaan contoh ke peserta
  • Peserta menjawab secara spontan
  • Feedback dari peserta lain: jawaban sudah jelas? Terlalu panjang? Tidak relevan?

Materi 5: Hands-on Buat Deck (30 menit)

Instruksi untuk Tim

Setiap tim mulai menyusun deck presentasi untuk Demo Day. Fasilitator dan mentor berkeliling membantu.

Template Slide:

SlideKontenDurasi
1. CoverJudul project, nama tim, tagline-
2. ProblemMasalah yang ingin diselesaikan, data pendukung2 menit
3. SolutionSolusi yang ditawarkan, value proposition2 menit
4. DemoLive demo alur utama (link ke live app)4 menit
5. ImpactDampak potensial, metrik, visi ke depan2 menit
6. TeamNama anggota, role, kontribusi masing-masing-
7. Q&A"Terima kasih. Ada pertanyaan?"-

Tips Membuat Deck:

  • Minimal 1 ide per slide, jangan overload
  • Gunakan visual: screenshot, diagram, data chart
  • Font besar: minimal 24pt untuk body, 36pt untuk judul
  • Warna konsisten dengan tema project
  • Jangan baca slide, slide sebagai panduan visual

Tools yang Bisa Dipakai:

  • Google Slides (gratis, kolaborasi real-time)
  • Canva (template menarik)
  • Figma (untuk tim yang sudah terbiasa)
  • Notion (jika ingin lebih sederhana)

Yang Harus Selesai Malam Ini:

  • Struktur deck sudah jadi (7 slide)
  • Problem statement sudah ditulis
  • Solution description sudah ditulis
  • Impact/metrics sudah ditulis
  • Siap untuk rehearsal

Materi 6: Rehearsal Singkat (10 menit)

Instruksi

  • Pilih 1-2 tim yang siap untuk presentasi singkat (3 menit: problem + solution)
  • Tim lain berikan feedback:
    • Apakah masalahnya jelas?
    • Apakah solusinya mudah dipahami?
    • Apakah ada bagian yang membingungkan?
  • Fasilitator berikan tips umum setelah rehearsal

Catatan Fasilitator

  • Rehearsal penuh seharusnya dilakukan sebelum Demo Day (di luar workshop ini)
  • Minta setiap tim latihan minimal 3 kali sebelum hari H
  • Rekam video latihan untuk evaluasi diri

Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)

  • Kirim brief: "Siapkan progress project, pikirkan cerita produk" H-3
  • Siapkan contoh deck presentasi yang baik H-1
  • Siapkan pertanyaan simulasi untuk sesi handling Q&A H-1
  • Koordinasi dengan Divisi Event untuk format Demo Day H-1
  • Kirim reminder di grup H-1

Checklist Post-Workshop

  • Kumpulkan draft deck dari semua tim
  • Review deck dan berikan feedback tertulis
  • Kirim template final deck di grup
  • Ingatkan tim untuk latihan presentasi minimal 3 kali
  • Koordinasi dengan Divisi Event untuk jadwal rehearsal sebelum Demo Day


Panduan Umum untuk Fasilitator

Sebelum Workshop

  1. H-7: Kirim undangan dan brief ke semua peserta
  2. H-3: Kirim materi persiapan (install tools, buat akun, baca referensi)
  3. H-1: Kirim reminder di grup, test platform, siapkan backup plan

Saat Workshop

  1. Tepat waktu. Mulai dan selesai sesuai jadwal.
  2. Buka dengan energi. Jelaskan kenapa materi ini penting.
  3. Fokus pada hands-on. Presentasi maksimal 30% dari waktu.
  4. Beri ruang untuk pertanyaan. Jangan monopoli pembicaraan.
  5. Libatkan semua peserta. Tanya yang diam, jangan hanya yang aktif.
  6. Jika ada yang stuck, minta peer help dulu sebelum fasilitator turun tangan.

Setelah Workshop

  1. Kirim recap dan link rekaman (jika ada) di grup
  2. Kumpulkan feedback singkat: "Apa yang paling berguna? Apa yang perlu diperbaiki?"
  3. Follow up peserta yang tidak hadir
  4. Update progress tracker di Notion

Tips Menghadapi Situasi Sulit

SituasiSolusi
Peserta tidak hadirKirim ringkasan dan rekaman, minta peer untuk briefing
Platform downSiapkan backup platform (Discord > Google Meet > Zoom)
Peserta ketinggalanBreakout room 1-on-1 dengan mentor atau peer
Waktu tidak cukupPangkas Q&A, lanjutkan di grup chat
Peserta pasifTanya langsung, minta pendapat, berikan task spesifik
Pertanyaan di luar scopeCatat, arahkan ke mentoring session atau Study Group

Daftar Referensi untuk Peserta

Git & GitHub

Figma

  • Figma Tutorial: https://help.figma.com
  • Figma for Beginners (YouTube): cari "Figma tutorial bahasa Indonesia"

Notion

Web Development

Mobile Development

Data & AI

DevOps

Presentasi


Dokumen ini dikelola oleh Divisi Learning & Curriculum YYZU Batch 1. Terakhir diperbarui: Juli 2026 Untuk pertanyaan atau saran, hubungi Koordinator Divisi Learning & Curriculum.

Referensi

On this page

Materi Workshop YYZU Batch 1Daftar WorkshopWorkshop #1: Tools DasarInfo WorkshopTujuan PembelajaranAgenda DetailMateri 1: Git & GitHub (40 menit)Talking Points untuk FasilitatorCatatan FasilitatorMateri 2: Figma (30 menit)Talking Points untuk FasilitatorCatatan FasilitatorMateri 3: Notion (20 menit)Talking Points untuk FasilitatorCatatan FasilitatorMateri 4: Kanban Board (20 menit)Talking Points untuk FasilitatorCatatan FasilitatorMateri 5: Q&A (20 menit)Panduan FasilitatorChecklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)Checklist Post-WorkshopWorkshop #2: Teknis Spesifik TrackInfo WorkshopTujuan PembelajaranFormat WorkshopStruktur SesiSetup RuangTrack: Web DevelopmentTrack: UI/UX DesignTrack: Product ManagementTrack: Quality AssuranceTrack: Data & AITrack: Software DevelopmentTrack: Mobile DevelopmentTrack: DevOps & CloudTrack: Creative TechnologyTrack: Digital ProductTrack: Technology CollaborationChecklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)Checklist Post-WorkshopWorkshop #3: Persiapan Collaborative ProjectInfo WorkshopTujuan PembelajaranAgenda DetailMateri 1: Sprint Planning Efektif dalam Tim (30 menit)Talking Points untuk FasilitatorDiskusi (5 menit)Materi 2: Komunikasi Tim (30 menit)Talking Points untuk FasilitatorHands-on (5 menit)Materi 3: Pembagian Task yang Adil (20 menit)Talking Points untuk FasilitatorDiskusi (5 menit)Materi 4: Design Review & Code Review Lintas Role (30 menit)Talking Points untuk FasilitatorHands-on (5 menit)Materi 5: Hands-on Sprint Plan Pertama (30 menit)Instruksi untuk TimOutput yang DiharapkanChecklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)Checklist Post-WorkshopWorkshop #4: LanjutanInfo WorkshopTujuan PembelajaranAgenda DetailMateri 1: API Design & Integration (45 menit)Talking Points untuk FasilitatorMateri 2: Database Schema Design (30 menit)Talking Points untuk FasilitatorHands-on (langsung terapkan di materi terakhir)Materi 3: Version Control Branching Strategy dalam Tim (30 menit)Talking Points untuk FasilitatorMateri 4: CI/CD Pipeline Dasar (25 menit)Talking Points untuk FasilitatorHands-on (langsung terapkan di materi terakhir)Materi 5: Hands-on Implementasi (10 menit)Instruksi untuk TimChecklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)Checklist Post-WorkshopWorkshop #5: Teknis Spesifik Track (Lanjutan)Info WorkshopTujuan PembelajaranFormat WorkshopStruktur SesiEconomic Track: Materi & Hands-on1. Integrasi Data Dummy (30 menit)2. Chart/Grafik Interaktif (40 menit)3. Form Validation (30 menit)Education Track: Materi & Hands-on1. Real-time Features (40 menit)2. File Upload (30 menit)3. Responsive Lintas Device (30 menit)Cross-Cutting: Semua Track (20 menit)1. Testing Strategy (7 menit)2. Performance Optimization (7 menit)3. Accessibility (6 menit)Checklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)Checklist Post-WorkshopWorkshop #6: Persiapan PresentasiInfo WorkshopTujuan PembelajaranAgenda DetailMateri 1: Struktur Presentasi yang Efektif (20 menit)Talking Points untuk FasilitatorMateri 2: Storytelling untuk Produk (20 menit)Talking Points untuk FasilitatorLatihan Singkat (dalam presentasi)Materi 3: Cara Demo yang Menarik (20 menit)Talking Points untuk FasilitatorMateri 4: Tips Handling Pertanyaan (15 menit)Talking Points untuk FasilitatorMateri 5: Hands-on Buat Deck (30 menit)Instruksi untuk TimMateri 6: Rehearsal Singkat (10 menit)InstruksiCatatan FasilitatorChecklist Pre-Workshop (untuk Fasilitator)Checklist Post-WorkshopPanduan Umum untuk FasilitatorSebelum WorkshopSaat WorkshopSetelah WorkshopTips Menghadapi Situasi SulitDaftar Referensi untuk PesertaGit & GitHubFigmaNotionWeb DevelopmentMobile DevelopmentData & AIDevOpsPresentasiReferensi